Hari Minggu Terdampar di Pasar Ambal Kabupaten Kebumen


Saya itu mamang tidak pernah betah di rumah. Rasa dan hawanya itu suntuk. Jenuh memandang dinding dan langit-langit yang tampak cemberut. Atau mungkin, dinding dan langit-langit yang justru bosan dengan saya? Entahlah. Pokoknya kalau di rumah itu, pikiran ini tambah kusut. Bagaikan benang semrawut. Ujung dan pangkalnya tidak jelas rimbanya. Mencari keramaian biarlah segar hari dan pikiran.

Kali ini saya jalan-jalan ke Pasar Ambal, pasar yang letaknya di pesisir selatan Kebumen. Mendekati pantai Ambal, atau dekat dengan arena pacuan kuda. Pasar tradisional, yang ramai transaksi jual-belinya dihari-hari tertentu. Kalau tidak salah, di hari minggu dan kamis. Kadang saya ini juga sering-bertanya-tanya, kenapa pasar kok buka atau ramainya dihari-hari tertentu. Seandainya buka tiap hari apakah tidak bisa? Jawaban yang saya peroleh, kalau buka tiap hari sepi pembeli.



Sampai di Pasar Ambal, langsung deh jeprat-jepret mirip wartawan. Bahkan ada yang mengira saya wartawan betulan yang sedang meliput keramain pasar. Mungkin karena saya terlalu percaya diri, saat mengambil gambar. Masuk ke dalam pasar pun tetap beraksi dengan kamera handphone. Tiap sudut pasar saya abadikan.

Di Pasar Ambal, Anda juga bisa berkuliner ria. Yang paling terkenal adalah sate dengan bumbu kacang, namanya sate ambal. Rasanya mantap, nikmat dan gurih. Harganya pun sangat bersahabat. Tapi saat itu, saya tidak membelinya, maklum tanggal tua. Bekal perjalanan sangat minim, jadinya harus pandai menghemat diri.


Hati ini terhibur melihat aktivitas jual-beli pasar tradisional. Disana tidak hanya sekedar jual-beli barang. Tetapi juga ada unsur interaksi, sehingga bisa merekatkan nilai persaudaran atau bersosial. Komunikasi antar penjual dan pembeli bisa lebih terjalin. Saling bisa bersapa-ria, hal yang sangat menyenangkan. "Sini Nak, mau beli apa?" atau "Sini Nak, boleh kok lihat-lihat!".

Alamat Pasar Ambal berada di Kapung Wetan, Ambalresmi, Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia. Kode Pos 54392. Pasar Ambal kalau siang sudah sepi, jika Anda ingin jalan-jalan kesana, saya sarankan dipagi hari. Cukup sekian cerita saya, sebuah perjalanan cuci-mata dihari Minggu. Terdampar tidak sengaja di Pasar Ambal Kabupaten Kebumen.

Related Posts

11 komentar :

  1. kalo buka tiap hari malah sepi ya mas? mungkin kalo bukanya hari tertentu bakal rame karna ya cuma di hari itu buka. di tempatku juga ada nih pasar yg buka tiap hari ttu.

    BalasHapus
  2. Mas bumi hehehe bukan pasar tradisonal kalau ramenya setiap hari heheheh, piss.

    mas bumi juga wartawan, kan mewartakan situasi pasar tradisional yang belum tentu semua orang bisa sampai ke sana. Jiwa petualangnnya patut dibilang wah keren... hati-hati di jalan mas

    BalasHapus
  3. Tumben sampai Ke Kebumen Mas ? ... sekalian mudik apa gitu ? .. atau lagi ngapel hehehee....
    Tapi memang sih kalau menenteng Kamera atau mengambil foto2 kadang di kira wartawan sama orang yg melihat kita mengambil gambar. Tapi kalau sya sih cuek saja kalau sedang mengambil gambar xixixii... belanja apa mas di Pasar Ambal ? ....

    BalasHapus
  4. kalau saya paling betah di rumah, jauh dari rumah sebentar saja sudah kangen ingin cepat pulang
    Apalagi ke pasar nggak bawa duit rasanya tambah pusing

    BalasHapus
  5. Kalau kepasar paling langsung menuju tempat yang ada petenya.. hahah atau beli jagung manis, baisanya kalau penjual sayuran, rata2nya wanita udah tua - tua,, kata temanku kalau mau cari jodoh, carilah yang ditempat sayuran, bukan ditoko2 baju... hahah entah benar atau enggak,,
    oh yah bukannya sampean tinggal di jakarta mas,,, apalagi mudik yah..

    BalasHapus
  6. Wah lagi jalan jalan nih, tak beli oleh oleh nih mas? habis dari pasar gak sekalian kepantai?

    BalasHapus
  7. saya rasa pasar ini tentu meriah jualannya ketika aidil fitri atau aidil adha hampir tiba, kan?

    BalasHapus
  8. Bisa kulineran juga dgn sate Ambal ya. Suasana pasarnya ramai bngat

    BalasHapus
  9. 2015 pernah kesana kalau tidak salah, waktu itu ada kegiatan magang di Jawa Tengah. Jadi pengen kesana lagi gara2 baca review mas Bumi

    BalasHapus
  10. kayak dikampungku diwonogiri sana,,sistem pasar masih berdasarkan hari

    BalasHapus
  11. Seru juga pasarnya buka dihari-hari tertentu, jadi kalau pas buka langsung rame gitu ya ...

    BalasHapus

 
Back To Top