Nih Kelebihan dan Keunggulan Televisi Tabung yang Layak untuk Diketahui

Service Televisi

Kalau bicara soal televisi, aduh saya kok jadi ingat jaman dulu kala. Televisi yang masih menjadi benda elit. Benar-benar kotak ajaib, yang tidak sembarang orang mampu memilikinya. Sekampung, mungkin masih bisa dihitung dengan jari. Ya, paling sekampung hanya dua sampai lima orang yang bisa membeli benda ajaib ini. Itu pun, layar televisinya masih berwarna hitam putih.

Dan kotaknya masih terbuat dari bahan kayu. Dan umumnya berkaki pula. Ya, mirip lemari kecil gitulah. Ukuran layar tabungnya masih berkisar 14 inch. Seandainya ada televisi yang gede, itu hanya tambahan lousdpekernya saja. Dulu untuk menyalakan televisi, masih menggunakan daya aki. Listrik, belum ada. Benar-benar katrok alias ndeso tenan.

Eits masih pada ingat atau tahu kagak? Dulu karena televisi masih menjadi barang elit dan mewah. Dikenakan pajak tiap bulannya, tapi nariknya biasanya dirapel. Langsung bayar setahun. Tanda atau bukti bayar pajaknya, mirip seperti materai yang ditempelkan dikertas. Hayo, masih ada yang mau bilang "Enak jamanku to?".

Kini televisi atau tabung ajaib mirip kacang goreng. Harganya murah meriah dan terjangkau segala lapisan masyarakat. Layarnya sudah multiwarna. Teknologi sungguh luar biasa majunya. Bahkan kini muncul lagi televisi datar. Televisi yang begitu tipisnya. TV LED.

Tapi di rumah saya masih memiliki televisi jenis tabung yang berukuran 21 inch. Kenapa tidak membeli televisi yang model TV Plasma, TV LCD atau TV LED? Keinginan sih ada. Hanya dompet yang belum mau diajak kerjasama. Belum punya duit untuk membelinya.

Untuk sementara yang penting punya televisi, walaupun masih jenis televisi tabung. Yang saya suka dari televisi tabung selain harganya murah adalah perawatannya yang gampang. Lebih tangguh, karena tahan panas. Dan jika service biayanya masih bersahabat. Ya, paling banter dua ratusan ribu.

Mencari tukang service televisi juga masih gampang. Tidak jauh dari rumah. Ini hanya sekedar pengalaman pribadi saat service televisi, yang tiba-tiba belakang tabung televisi mengeluarkan asap. Kebakaran gitu deh. Eh ternyata satu hari langsung pulih kembali. Hore, bis nonton tv lagi.

Related Posts

7 komentar:

  1. nambah pengetahuan lagi...

    BalasHapus
  2. Saya juga masih pakai tv tabung, lebih awet, cuma makan tempat aja sih. Pengen sih ganti yang smart TV

    BalasHapus
  3. Yang saya inget, bukan hanya langka waktu itu tivi tabung, namun tivi ini hanya dimiliki oleh orang kaya. Inget banget dah, tivi parabola yang menyiarkan film satria baja hitam yang setiap sore Jumat bertepatan yasinan.

    BalasHapus
  4. Saya juga masih punya tv tabung dirumah.. tapi jarang dipakai nonton. pada pilih yg LED semua diruang sebelahnya.. hihi..

    BalasHapus
  5. Konon TV tabung lebih awet.
    TV saya LG yang tipis 42inch tapi awet juga, saya punya dari 2013 sampai sekarang alhamdulillah. Belum ada budget buat ganti hihihihi

    BalasHapus
  6. kalau inget tv jaman Tabung, inget waktu kecil kalau pengen nonton tv harus ngungsi ke tetangga yg punya yg mas hihihii...

    BalasHapus
  7. Info yang menarik, dan aku pun sampai sekarang masih setia dengan TV tabung, Salam Kenal Mas Djangkaru

    BalasHapus

 
Back To Top