Whatsapp Putus Hubungan dengan Microsoft, Nasib Hapeku Bagaimana?

Microsoft Windows Phone

Aku itu suka dengan produk keluaran Nokia. Pertimbanganku, resulusi kamerenya yang lumayan bagus jika dibandingkan dengan selevelnya. Semenjak Nokia diambil alih oleh Microsoft, aku pun masih ngincar produk tersebut. Lensa kamera Zeiss nya itu lo yang bikin aku kepincut. Tapi sayang ya, Hape Microsoft yang aku miliki masih jaringan 3G. Nyesek juga. Sudah harganya mahal, belum LTE.

Tapi tak apalah. Yang namanya sudah terlanjur dibeli. Yang penting kualitas photo dan ngerekam video lumayan punya hasilnya. Walau untuk unduh aplikasi sangatlah terbatas. Tidak leluasa seperti halnya handphone sistem operasi android. Nasi sudah menjadi bubur, mau bagimana lagi. Disesali juga percuma bukan? Menjadi pengalaman, lain waktu kalau ingin beli hape harus teliti speksnya.

Tapi beberapa hari ini dibuat jengkel dengan informasi dari aplikasi kirim pesan Whatsapp. Potongan pesanya seperti, "..Anda tidak akan dapat menggunakan semua sistem operasi Windows Phone lagi setelah tanggal 31 Desember 2019 dan Whatsapp mungkin tidak tersedia di Microsoft Store setelah tanggal 1 Juli 2019. Catatan: Karena kami tidak lagi secara aktif mengembangkan aplikasi untuk sistem operasi diatas, beberapa fitur mungkin dapat berhenti fungsi pada suatu waktu...".

Windows Phone

Pertanda handphone aku sudah tidak didukung lagi oleh wahtsapp. Sungguh terlalu, Whatsapp mentang-mentang sudah menjadi aplikasi tersohor main sombong saja. Pilih kasih. Tapi tak apalah. Nanti jika punya rezeki beli handphone baru lagi.

Ya begitulah, teknologi benar-benar cepat berubah. Dan sistem operasi android memang menjadi rajanya. Si biru (untuk sebutan sistem operasi android), jadi pemenang untuk saat ini. Kebesaran nama microsoft tidak menjadi jaminan. Sistem operasi windows phone keok ditengah jalan. Yang awalnya digadang-gadang, tidak sesuai dengan harapan.

Kembali ke kirim pesan model lama lagi, yaitu kirim pesan lewat operator telekomunikasi. SMS, Short Message Service. Layanan Pesan Singkat. Yang penting hape masih bisa untuk menerima dan memanggil telephone. Masih bisa berfungsi untuk komunikasi. Tanpa WA, tak apalah.

Related Posts

15 komentar:

  1. Nabung lagi Mhank, Buat beli hape baru.

    Yg murah juga ngak pa pa

    Punya ane Xiomi udah LTE Mayan buat modem. Walopun hp murah setidaknya ane dapat dengan hasil kerja sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bebrpa tahun lalu Ane beli yg 1JT 500 Rb. Sekarang Mungkin udah turun harganya

      ANDROID XIOMI REDMI 4A

      Hapus
  2. Didol ae ms.. Tumbas siomay.. haha

    BalasHapus
  3. banyak kok mas hp murah yang bagus, katakan aja kayak xiaomi,

    kalau memang WA ga support untuk windows phone lg, coba pakai telegram, atau sosmed aja kali ya

    BalasHapus
  4. mas, guna iPhone sahajalah... ;-)

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah sampai saat ini belum pernah punya hape Nojia made in Microsoft.. hahay..

    BalasHapus
  6. kalo saya pribadi saya malah lebih suka mikrosof bang daripada android, terlepas dari banyaknya aplikasi dan game itu ya... gpp bang pake sms, mngenang masa2 dulu smsan, sialnya sekarang kan sms udh mulai jarang ya :D

    BalasHapus
  7. Microsoft-nya duluan sombong sih, gak berbenah dan bikin hape jadi mahal hiihi udah gitu, yang bikin hape juga Nokia, yoweslah klop.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul tu, berani langsung harga tinggi, eh nyatanya :D

      Hapus
  8. Nokia yang ane inget emang dengan best soal gambar hasil jepretan kameranya. Ane sempet punya yang lensanya paket seinz atau weins gitu. Pas jaman-jamannya blackberry menggantikan Nokia sebagai handphone sejuta umat. Cuman kalau Nokia pakai OS windows saya belum pernah make. Sempet liat tampilannya karena temen kantor yang make. Cuman kok ga ada gregetnya mau memiliki. Sekarang andalan saya somay redmi 2. Yg kalau ada aplikasi baru yg mau dicobain di play store google muncul notifikasi, "aplikasi ini tidak kompatibel dengan perangkat anda"

    BalasHapus
  9. Lembiru saja mas.. hahahahaha....

    BalasHapus

 
Back To Top