🤝DONASI

Tak Main-Main! Butuh 6 Truk Raksasa Sekaligus Demi Meratakan 'Gunung' Sampah di Pasar Cakung

Sampah Pasar Cakung Sudah Teratasi

JAKARTA TIMUR - Masalah penumpukan sampah yang sempat menggunung di kawasan Pasar Cakung, Jakarta Timur, akhirnya berhasil diatasi. Sejak Kamis (9/7/2026), area pasar kini mulai bersih kembali setelah petugas bergerak cepat mengevakuasi seluruh material sampah yang sempat mengganggu kenyamanan pedagang dan pengunjung. 

Keberhasilan penanganan ini tidak lepas dari intervensi cepat jajaran terkait di lapangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Satuan Petugas Lingkungan Hidup (Satpel LH) Kecamatan Cakung langsung menerjunkan armada berat untuk menguras habis tumpukan sampah tersebut. 

Kerahkan 6 Armada Truk, 45 Ton Sampah Dievakuasi
Untuk mempercepat proses pembersihan, Satpel LH Kecamatan Cakung memobilisasi total enam armada pengangkut sampah menuju lokasi. Armada yang dikerahkan meliputi:
  • 5 unit truk typer berkapasitas masing-masing 5 ton.
  • 1 unit truk typer besar berkapasitas 10 ton.

Seluruh sampah yang berhasil diangkut dari Pasar Cakung tersebut langsung dibawa dan dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi. 

Sampah Pasar Cakung Sudah Teratasi

Sampah Pasar Cakung Sudah Teratasi

Pengunjung Sambut Positif
Bersihnya area pasar dari tumpukan sampah mendapat respon positif dari masyarakat yang berbelanja. Kondisi pasar yang kini jauh lebih bersih dan nyaman membuat aktivitas jual-beli kembali kondusif. 

"Kemarin-kemarin baunya menyengat sekali dan risih melihatnya karena sampai menggunung. Alhamdulillah, sejak Kamis kemarin sudah bersih diangkut semua. Sekarang belanja jadi lebih nyaman dan tidak terganggu bau lagi," ujar Desi (34), salah seorang pengunjung Pasar Cakung, Jumat (10/7/2026).

Ke depan diharapkan pihak pengelola Pasar Cakung dapat terus membangun kerja sama dan sinergi yang kuat dengan instansi terkait, khususnya Satpel LH Kecamatan Cakung. Langkah ini dinilai penting, guna menyusun jadwal rutin pengangkutan sampah yang konsisten. Dengan adanya komitmen penjadwalan yang ketat, volume sampah di Pasar dapat terus terkontrol dengan baik dan insiden sampah menggunung tidak terulang di kemudian hari.

Berita Terkait

1 komentar:

  1. aduuuh kalau masalah sampah gini harus cepeet memang.. ga kebayang itu baunya ... apalagi jd sarang tikus, dan lama2 nanti jadi sarang penyakit... syukurlah kalau sudah diatasi

    BalasHapus

Memuat berita...
BUDAYA
Memuat berita...
 
Back To Top