🤝DONASI

Meriah! Ribuan Warga Padati Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya ke-19

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

KOTA BEKASI - Suasana di Stadion Mini H. Natrom Nursyamsu, Kecamatan Mustikajaya, mendadak berubah menjadi lautan manusia pada 18 dan 19 April 2026. Ribuan warga tumpah rumah memadati area lapangan untuk menyaksikan perhelatan tahunan yang paling dinanti, yakni Festival Adu Bedug dan Dondang. Penyelenggaraan tahun ini terasa begitu istimewa karena telah menginjak usia ke-19, sebuah perjalanan panjang dalam menjaga marwah budaya lokal di Kota Patriot. 

Acara ini dibuka resmi oleh Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, yang hadir mengenakan pakaian khas daerah. Dalam sambutannya, beliau memuji konsistensi warga Mustikajaya dalam merawat tradisi leluhur. Menurut beliau, festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan instrumen penting untuk memperkuat jati diri bangsa dan mempererat tali silaturahmi antarwarga agar tetap harmonis dan guyup.

Persaingan sengit tahun ini mempertemukan delegasi dari empat kelurahan tangguh, yaitu Kelurahan Mustikasari, Kelurahan Cimuning, Kelurahan Padurenan, dan Kelurahan Mustikajaya. Setiap kelurahan membawa tim terbaik mereka untuk memperebutkan gelar Juara Satu dengan hadiah uang tunai sebesar Rp8.000.000,00. Semangat kompetisi yang sehat terlihat jelas dari persiapan matang masing-masing kontingen yang ingin membawa pulang piala bergengsi tersebut. 

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Ada yang unik pada penyelenggaraan ke-19 ini, yaitu diperkenalkannya maskot resmi bernama Mpok Endang dan Bang Bedu. Kehadiran sepasang maskot ini menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung, terutama anak-anak yang berebut untuk berfoto bersama. Maskot tersebut merepresentasikan sosok warga lokal yang ceria dan penuh semangat dalam melestarikan budaya adu bedug serta tradisi hantaran dondang di tengah arus modernisasi. 

Di sepanjang pinggir lapangan Stadion Mini H. Natrom  Nursyamsu, setiap kelurahan mendirikan stand booth yang sangat memukau. Alih-alih tenda biasa, mereka membangun miniatur rumah gaya Betawi yang lengkap dengan ornamen khasnya. Detail arsitektur tradisional ini sengaja dihadirkan untuk membawa kembali memori kejayaan rumah adat di tanah Bekasi, sekaligus menjadi sarana edukasi visual bagi generasi muda. 

Pernak-pernik yang menghiasi setiap stand kelurahan pun tidak kalah menarik perhatian. Mulai dari gantungan kembang kelapa yang warna-warni, hiasan dinding tradisional, hingga panjangan alat musik Betawi tertata dengan apik. Kreativitas warga dalam mendekorasi miniatur rumah ini menjadi salah satu indikator penilaian tambahan yang menambah keseruan atmosfer di area festival. 


Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

Tak lengkap rasanya tanpa kehadiran ikon budaya Betawi, yakni Ondel-Ondel. Di setiap depan stand kelurahan, sepasang Ondel-Ondel berdiri kokoh menyapa para pengunjung yang melintas. Kehadiran boneka raksasa ini semakin memperkental nuansa festival, menciptakan perpaduan visual yang megah antara suara dentuman bedug yang beradu dan keanggunan gerak khas boneka tradisional tersebut. 

Meskipun antusiasme warga sangat membludak hingga memadati setiap sudut stadion, tujuan utama festival sebagai wadah silaturahmi tetap terasa sangat kental. Warga dari Kelurahan Mustikasari hingga Padurenan saling berbaur dan bercengkerama tanpa sekat. Festival ini berhasil menjadi ruang pertemuan besar yang menyatukan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Mustikajaya dalam satu semangat kebudayaan yang sama. 

Hingga puncak acara pada 19 April, kemeriahan tidak juga surut meski panas menyengat area stadion. Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 ini sukses meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang hadir. Dengan total hadiah yang tinggi, acara ini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Bekasi untuk tetap bangga dan mencintai budaya lokalnya sendiri. Masyarakat pulang dengan senyum lebar, membawa harapan bahwa tahun depan perayaan ini akan kembali hadir dengan kemegahan yang lebih besar lagi.

Berita Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memuat berita...
BUDAYA
Memuat berita...
Berita TikTok
Memuat berita...
1 / --
 
Back To Top