am tadi, menyebabkan munculnya genangan air di sejumlah titik strategis. Salah satunya lokasi yang terdampak cukup signifikan adalah kawasan Lampu Merah Jalan Hibryda, Kelapa Gading.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 07.00 WIB, ketinggian air mungkin tidak seberapa, kisaran 20 sentimeter. Tapi kondisi ini cukup mengganggu pengguna jalan, khususnya bagi pejalan kaki. Kabel-kabel internet yang malang-melintang, pejalan kaki harus ekstra hati-hati. Yang jelas, pejalan kaki super dirugikan.
Jalan Hibryda sebenarnya belum lama ada perbaikan peninggian jalan, tapi entah kenapa justru meninggalkan permasalahan saat musim penghujan. Air hujan justru menggenang, tidak mau mengalir ke saluran yang semestinya. Proyek jalan, yang perlu dipertanyakan. Kalau begini, masyarakat yang dirugikan.
"Sebelum ada peninggian jalan, tidak ada genangan air hujan. Peninggian jalan sudah merugikan toko dan perkantoran di sepanjang jalan Hibryda, eh air hujan justru menggenang," keluh warga yang saat itu sedang melintas.
Bagi pengendara yang melintas, mau mengarah ke Kelapa Gading diharapkan berhari-hati. Khususnya bagi pengendara motor, jangan sampai mogok. Sekali lagi, buat pejalan kaki, harus ekstra hati-hati. Semoga genangan air hujan segera surut. Pihak terkait segera memberikan solusi agar setiap turun hujan tidak terjadi genangan. Perbaikan jalan, yang seharusnya semakin oke, eh justru memble!



Depok juga hujan terus
BalasHapusSetelah ditinggikan, bisa jadi pemadatan dan pelapisan aspal atau beton yang baru itu justru membuat permukaan jalan kedap air, Mas. Sehingga sulit menyerap apalagi sampai mengalirkan air hujan ke drainase. Jadi semestinya dulu jangan jalannya saja yang ditinggikan, drainase juga perlu diperbaiki sekalian 😓
BalasHapus