Subsidi Gas 3Kg Dicabut, Akankah Masyarakat Terbebani dan Harga Gas 3Kg Jadi Berapa?

Gas 3Kg

Gas 3kg Subsidi muncul di era Presiden Pak SBY dan wakilnya saat itu Pak Yusuf Kala. Sekitar tahun 2007.  Perlahan minyak tanah dihilangkan dari peredaran dan diganti dengan gas. Istilah orang pintar dinamakan konversi. Pemerintah secara tidak langsung menjanjikan, gas 3kg lebih murah dan lebih praktis. Dan mampu menghemat pendapatan negara.

Saat saya awal menekuni penjualan gas 3kg. Betapa sulitnya memasarkan gas ini. Warung-warung yang saya samperin, lebih banyak menolaknya. Takut meledak. Yang saat itu dengan cara sistem titip tabung. Setiap warung saya pinjamin lima tabung atau sepuluh tabung. Hanya ada beberapa warung yang mau diajak kerjasama. Terpaksa, saya juga menyambangi rumah-rumah warga, merayu agar mau menggunakan gas 3kg.

Warga juga takut dan banyak yang enggan juga menggunakan tabung gas 3kg. Apalagi berita-berita di televisi maupun media cetak, santer memberitakan kebakaran rumah yang diakibatkan oleh tabung gas 3kg. Jadi tambah takutlah mereka. Ya, saya terpaksa memberikan tenaga ekstra siap untuk memasangkan ke kompog gasnya.

Setelah mereka bisa memasang sendiri. Dan tahu cara mengatasi jika terjadi kebocoran gas atau hal lainnya. Dan ternyata lebih menghemat pengeluaran barulah mereka ketagihan dengan gas 3kg. Kini hampir mayoritas menggunakan gas 3kg. Gas 12 kg ditinggalkannya. Jika ada yang murah kenapa harus membeli yang mahal?

Kerepotan pun terjadi. Yang awalnya susah menjual tabung gas 3kg, kini kewalahan memenuhi permintaan pasar. Karena apa? Persidiaan gas 3kg semakin dibatasi. Pemerintah pun akhirnya pening sendiri. Subsidi gas 3kg semakin membengkak, dan lumayan menguras anggaran pendapatan negera. Aduh, saya kok ngomongnya kayak pakar ekonom saja.

Rencana, pertengahan tahun, subsidi gas 3kg akan dicabut. Wow, super sekali. Akankah ini hanya sekedar wacana? Entahlah. Apakah masyarakat akan terbebani? Setelah kenaikan iuran BPJS Kesehatan, sebentar lagi menyusul pencabutan subsidi gas 3kg. Kalau subsidi dihilangkan, harga gas 3kg akan berkisar 40ribuan. 

Berita akan dihapusnya subsidi gas 3kg kalah santer dengan berita kemunculan sosok raja-raja baru. Belum banyak masyarakat yang menanggapinya. Atau mungkin masyarakat setuju dengan subsidi tunai? Sehingga nantinya masyarakat miskin diberi uang tunai tiap bulannya, sebagai pengganti subsidi gas 3kg. Sehingga subsidi tepat sasaran, itulah harapan dari pemerintah. Misalkan, masyarakat miskin yang sebulannya habis tiga tabung, akan mendapatkan uang tunai sebesar seratusan ribu. Aduh, urusan perut tidaklah segampang dan semudah itu. Jika manusia lapar, bisa berbuat diluar nalar. Apakah pemerintah juga memperhitungkan soal itu?

Related Posts

13 komentar:

  1. Betul sekali, ngga semudah itu Ferguso. Kalo sistem tunai itu malah bisa membuat tetangga pada ngga akur, yang ngga dapet subsidi nanti nyinyir pada yang dapat.

    BalasHapus
  2. Ahhh kenapa sih harus dicabut, malah lebih murah dan enteng juga bawanya... Aneh sekali

    BalasHapus
  3. Yang sudah baik buat masyarakat seharusnya dipertahankan, bukannya malah dihilangkan. Kasian kan yang hidupnya kekurangan akan makin terbebani. Semoga para wakil rakyat disana mau memperjuangkannya.

    BalasHapus
  4. Jika di cabut brarti mending pake yg 12 kg tapi tabung gas 12 kg udah saya jual. Hadehhh
    Mudhan saja cuman wacana saja

    BalasHapus
  5. jawaban nya sih ga sengsara bener, tpi smga masyarakt indonesia selalu diberikan rejeki melimpah om.

    BalasHapus
  6. Tergantung sih, masyrakat yang mana dulu nih, kalau masyarakat yang sanggup beli kouta 170 ribu / bulan kayaknya bodo amat mau naek 50rebu juga. Apalagi saya, dikampung banyak kayu bakar, lah enak pake hawu.

    BalasHapus
  7. Ya Allah cobaan apa lagi ni, PLN subsidi di cabut, BBM subsidi dikurangi, ni GAS pun bakalan seperti itu, ni yang kaya konglomerat yang miskin jadi konglo melarat ni mas, :D

    BalasHapus
  8. Mudah-mudahan masyarakat Indonesia makin mapan ekonominya, agar bisa beli gas tanpa subsidi dan tanpa hutang tetangga kanan kiri. Aamiin.

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Apalah daya sobat missqueen siap siap menjerit, hiks..

    BalasHapus
  11. Kemunculan subsidi gas 3 kg memang membua karena jadi lebih murah ketimbang menggunakan minyak tanah yang semakin mahal dan semakin langka. Lalu sekarang subsidinya mau ditarik lagi ... hiks.

    BalasHapus
  12. Saya pikir udah naik dong, saya kemarin beli gas 3kg, masih tetap kok :D
    Ternyata nanti ya?

    Kan nyebelin ya, pajak tinggi, gaji kecil, apa-apa mahal.

    Sungguh saya nggak tahu harus gimana, mau nyalahin siapa, mau gimana.

    Ujung-ujungnya terpaksa menerima, tapi mending pakai tabung yang gede heheheh

    BalasHapus
  13. semoga hanya wacana saja, sudah dulu konversinya susah, begitu sudah biasa pakek malah dicabut subsidinya, hmmm....ada2 aja.

    BalasHapus

 
Back To Top