Hanya Mengenakan Celana Kolor dan Kaos Singlet, Terlalu Pede Makan di Warung Rizky Barokah Sukapura

Warung Riky Barokah Sukapura

Saya itu selalu berusaha menikmati hidup dalam berbagai kondisi. Tidak mau terlalu larut dalam kegelisahan. Yang namanya sifat marah, sedih dan urakan, pastinya ada. Saya kan juga manusia. Apalagi rasa kecewa, sering sekali. Tapi hal semua itu tidak akan saya bawa dalam waktu yang lama. Saya akan selalu memikirkan sisi kenikmatan. Hidup sudah terlalu sulit dan berat, buat santai dan enyoy aja.

Kalau kata pendangdut Vie Valen, jika tidak kuat dengan suatu masalah, lebih baik ditinggal kopi saja. Tidak perlu terlalu dipikirkan, cari kesibukan yang sekiranya bisa melupakan atau meringankan. Karena setiap masalah itu tidak harus diselesaikan, ditinggal kopi saja, kadang masalah itu selesai dengan sendirinya. Kecuali masalah hutang, ya harus dilunasi.

Atau setidaknya sering keluar rumah. Biar pikiran tidak beku. Kalau orang kurang piknik, biasanya mudah sensi. Atau kadang merasa lebih jago. Berasa lebih ganteng, merasa lebih pintar dan kadang merasa lebih suci. Sok alim-alim sendiri gitulah. Kalau sering keluar rumah, akan tahu bahwa dunia atau kehidupan ini penuh dengan warna pelangi. Dan semua saling melengkapi.

Warung Riky Barokah Sukapura

Warung Riky Barokah Sukapura

Makanya saya itu paling tidak betah dirumah. Inginnya itu kalayaban alias keluyuran. Dengan mengenakan celana kolor dan kaos singlet, plus sandal jepit. Berselempangkan tas kecil di pinggang, yang berisi hape. Keliling kampung demi mencari bahan cerita maupun konten video. Saya mah percaya diri saja, walau kadang ada yang memandang sebelah mata. Tapi tak saya gubris. Sudah kebal telinga.

Tapi kadang ada repotnya juga. Jika pas perut lapar. Dan harus segera diisi. Bercelana kolor dan berkaos singlet, dengan ketek yang terbuka. Berkeringat pula. Wah wah serba salah. Perut terus memberontak, minta jatah. Ah, masak bodoh deh daripada saya tahan, terus bisa menjadi penyakit, alias maag kambuh. Cari warung makan itu lebih baik.

Warung Riky Barokah Sukapura

Saya itu berdarah Solo, secara otomatif berdarah Indonesia ya? Jadi sukanya makanan yang berkuah.  Khususny Soto, wow maniak dan doyan banget tu. Soto yang berkuah santan. Dan saya punya warung langganan, yang beralamatkan di Jalan Tipar Cakung, Rt 9, Rw 2, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. Posisinya kurang lebih depan Puskemas Sukapura atau dekat dengan Pelelangan Mobil atau Motor Sukapura. Nama warungnya, Warteg Rizky Borokah. Kalau dipeta google namanya Wahyoo Warteg Rizky.

Nah, karena saya hanya mengenakan celana kolor dan kaos singlet, dan tidak mau mengganggu kenyaman orang lain yang lagi makan juga. Saya mencari tempat duduk yang paling depil, alias pojok, depet tembok. Ah, kadang saya itu terlalu pede, alias percaya diri banget.

Soal harga dan rasa bagaimana? Harga sangat bersahabat, cocok buat pekerja lepas maupun kuli. Atau bagi jomblo abadi seperti saya ini. Terjangkau gitulah. Rasa menunya juga nikmat dan lezat. Tidak kalah dengan rasa menu yang ada direstoran besar. Maka tidak heran, jika jam istirahat kerja, warteg alias warung tegal Riszky Sukapura senantiasa penuh. Antri brow!

Related Posts

7 komentar:

  1. kalo kata radityadika, keluar rumah cuma pake celana kolor, kaos singlet dan sendal jepit itu adalah tanda-tanda orang kaya. haha :D

    BalasHapus
  2. Bob sadino juga sukanya pakai kaos dan celana pendek,...yg penting enjoy aja mas nggak perlu dengerin omongan orang

    BalasHapus
  3. Tanda sajian makanan enak sebuah warung, bisa dilihat dari jumlah pengunjungnya yang banyak. Hehe

    BalasHapus
  4. Sayaaa banget wgwgw :D

    tapi saya pakenya kolor, kalau atasan, yaa kaos doang wgwg

    ke kafe bahkan gitu, lha gimana ya, males wgwgw

    BalasHapus
  5. itu kira sopan lagi, mas daripada tak pakai apa2 hahaahhahaha

    BalasHapus
  6. Haha, tp jgn ngaku jomblo abadi jg kali mas

    Memang klo warteg warnas ginian cocok buat makan siang pekerja lepas, tp sering jg dipakai buat ngebon huhu

    BalasHapus

 
Back To Top