Jelang Lebaran 2019, Permintaan Pinjaman Online Lewat Fintech Meningkat


Seperti yang kita tahu, bahwa kebutuhan finansial seseorang akan terus berlangsung selama orang tersebut masih hidup di dunia. Terlebih, jika kebutuhan hidup setiap hari pasti akan terus dan semakin bertambah. Hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya kebutuhan di saat momen tertentu atau momen besar seperti saat bulan ramadan dan menjelang lebaran. Bahkan, tidak sedikit orang yang rela mengajukan pinjaman online untuk memenuhi kebutuhan di hari raya yang tidak boleh terlewatkan.

Hal ini pun menjadi keuntungan tersendiri bagi perusahaan layanan keuangan financial technology atau fintech yang akhir-akhir ini sedang naik daun. Bahkan, pihak Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) pun menerangkan bahwa permintaan pinjaman melalui layanan fintech Peer-to-Peer (P2P), terlihat meningkat saat bulan ramadan. Permintaan untuk pinjaman pun rata-rata digunakan untuk pembiayaan yang bersifat konsumtif.

Meski begitu, beberapa di antaranya juga ada yang menggunakan pembiayaan untuk kegiatan yang produktif. Peningkatan permintaan ini pun terlihat dari perbedaan permintaan pinjaman online dari tahun lalu yang meningkat 15-20 persen. Hal itu pun diungkapkan karena tahun ini banyak penambahan penyelenggaraan pelayanan pinjaman online di fintech yang semakin menjamur.

Dengan adanya fasilitas yang mempermudah kehidupan manusia dari segi finansial, adapun masyarakat tidak boleh terlalu berlebihan dalam menggunakan layanan pinjaman online yang sedang marak ini. Masyarakat dihimbau harus bijak dalam menggunakan pinjaman online, apalagi saat bulan ramadan dan menjelang lebaran.

Masyarakat harus pintar dalam memanfaatkan pinjaman online untuk menghindari adanya masalah, karena ketidakmampuan masyarakat ketika mengembalikan pinjaman. Sebelum mengajukan, pastikan Anda memiliki rencana pengembalian, terlebih jangka waktu yang diberikan lembaga fintech tergolong singkat, ditambah dengan bunga yang juga relatif tinggi.

Nah, jika Anda berencana mengajukan pinjaman online, adapun momen yang tepat saat ramadan adalah pada awal puasa. Momen awal puasa dipilih agar Anda bisa dengan mudah mengembalikan pinjaman tanpa harus khawatir. Waktu awal puasa juga dipilih, karena, ketika jangka waktu jatuh tempo di satu bulan habis, Anda bisa langsung membayar cicilan dengan menggunakan uang gaji atau pun Tunjangan Hari Raya (THR).

Anda bisa menggunakan dana pinjaman online untuk kebutuhan produktif atau konsumtif sekalipun di Minggu awal puasa, seperti untuk modal usaha di bulan ramadan, atau membeli kebutuhan lebaran seperti baju muslim, alat salat, tiket mudik, dan lain-lain.

Pilih Fintech yang Terdaftar dan Diawasi OJK
Selanjutnya, Anda harus memahami tempat pinjaman online yang Anda tuju. Juga jangan terlalu mudah tergiur dengan tawaran-tawaran pinjaman online yang banyak bermunculan saat ini. Hal yang harus Anda lakukan sebelum memilih tujuan fintech adalah mengecek fintech tersebut, apakah sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK atau belum.

Perkembangan lembaga pinjaman online di Indonesia nyatanya masih terus tumbuh, namun dari semua fintech, tak semua dapat dipercaya. Jadi, pilihlah lembaga pinjaman online yang aman dengan cara memeriksa daftar lembaga keuangan online yang terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa keuangan). Cara kerjanya, OJK akan bertanggung jawab serta mengawasi jalannya kegiatan fintech yang ada di Indonesia. Nah, untuk menghindari terjadinya masalah ada baiknya Anda mengecek kembali daftar situs pinjaman online di website resmi OJK.

Teliti dan Konfirmasi Perjanjian Pinjaman Sebelum Menyepakati
Selain itu, Anda juga harus melihat kembali perjanjian pinjaman yang dibuat oleh pihak lembaga pinjaman online, karena perjanjian dalam perihal keuangan merupakan hal yang sangat penting. Cermati lagi hal-hal yang ada, sebelum Anda sepakati, di antaranya seperti jumlah pinjaman, besaran suku bunga, masa tenor, hingga poin-poin penting lainnya. Tidak hanya itu, Anda juga harus meminta bukti transaksi yang bisa Anda simpan, sebagai tanda bukti jika sewaktu-waktu ada masalah atau ada ketidaksesuaian.

Perhitungkan Kemampuan Pinjaman
Yang terakhir adalah hitung kembali kemampuan pinjaman yang akan diajukan. Jangan merasa lega karena diberikan kemudahan untuk meminjam, Anda seenaknya meminjam dalam jumlah besar tanpa memperhitungkan biaya pengembalian. Melihat sumber dana untuk pengembalian juga perlu dilakukan untuk membayar cicilan tiap bulannya. Jangan sampai Anda malah merugi dan mempunyai hutang yang menumpuk di kemudian hari.

Gunakan dana pinjaman online untuk hal yang produktif, dan meminimalisasi kebutuhan yang bersifat konsumtif. Penggunaan dana untuk kegiatan produktif juga bisa menguntungkan Anda, terlebih Anda malah bisa menghasilkan uang, di mana uang tersebut bisa disisihkan untuk berinvestasi atau tabungan.

Nah, hal terkait keamanan dalam meminjam dana di lembaga pinjaman online di atas, mungkin akan membuka pikiran Anda agar lebih berhati-hati dalam memilih fintech terbaik. Apalagi untuk kebutuhan Anda menjelang lebaran, yang pastinya akan dilalui dengan sukacita, bukan dengan masalah atau hutang.

Seperti salah satu fintech yang terpercaya serta aman digunakan adalah Cekaja.com. Situs fintech yang satu ini dapat membantu Anda memilih berbagai macam produk finansial, berupa pinjaman online, kredit, bahkan asuransi dari bank-bank dan lembaga keuangan ternama.

Bertransaksi di Cekaja.com dijamin aman karena diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia, Bank Indonesia, dan Fintech Indonesia. Khusus untuk produk asuransi, kami telah bekerja sama dengan Premiro.com sebagai pemegang lisensi broker asuransi resmi.

Nah, sudah tahu kan akan meminjam dana cepat ke mana? Yuk, kunjungi situs Cekaja.com untuk informasi lebih lengkap berikut ini: https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online/

Related Posts

9 komentar:

  1. fenomena fintech memang mulai merebak oleh karena itu harus bijak memilihnya, jangan sampai seperti kasus yang pernah mencuat di berita pinjam di satu fintech untuk menutupi pinjaman di fintech lainnya.

    BalasHapus
  2. Fintech kurang bagus berita nya dikalangan masyarakat namun apabila jeli melihat perusahaanya banyak juga yang bagus

    BalasHapus
  3. Kadang suka takut sama bunganya, kemarin - kemarin juga mau pinjem buat nyicil barang, tapi kagak jadi hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Percayalah pasti bisa mengembalikan jika serius

      Hapus
  4. Ternyata pinjaman online semakin mewabah, yang saya khawatirkan pinjaman online bunganya itu mas, sanagt besar dan terus bertambah.

    BalasHapus
  5. sekarang pinjem duit udah gampang ya om, jujur aku merasa sangat terbantu sih dengan pinjeman online ini. kenapa? jadi ngga diutangin temen lagi. kadang kalo diutangin kan susah tuh nagihnya, kalo pinjol begini kan udah resiko ditanggung masing masing

    BalasHapus
  6. Oooh ini tuh yang namanya pinjaman online? Fintech juga ya? Zaman sekarang praktis ga pake rempong. Kita bisa pinjam uang sesuai kebutuhan. Tapi kudu hati2 penggunaannya apalagi pas liburan lebaran, kantong jangan sampe bolong hihihihi :D

    BalasHapus
  7. Bukan hanya Fintech aja mas, aplikasi lainnya juga meningkat permintaannya seperti ojek-online. Bahkan ojek-online pun sudah mulai terintegrasi dengan fintech, bikin layanan fintech semakin mudah di akses..

    BalasHapus

 
Back To Top