Koyo Hangat Untuk Nyeri Bahu

Hansaplast Koyo

Anda pernah mengalami nyeri bahu? Yang Anda rasakan pasti tidak nyaman, kaku, pegal dan terasa panas. Biasanya nyeri bahu diakibatkan salah tidur, angkat beban terlalu berat, atau aktifitas lainnya yang memungkinkan terjadi nyeri pada bagian tersebut. Jangan risau ketika Anda mengalami Nyeri Otot Pada Bahu, apalagi langsung minum obat. Sebaiknya jangan sembarangan minum obat yang tidak dianjurkan oleh dokter, selain bisa memperparah rasa nyeri juga belum tentu bisa meredakan rasa nyeri seketika. Tapi, penggunaan obat luar bisa saja dilakukan dengan menggunakan balsem atau koyo yang beredar di pasaran dengan harga ekonomis.

Koyo Hangat Sebagai Peregangan Otot mampu memberikan rasa nyaman saat digunakan, pemilihan koyo bisa Anda disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat nyeri yang dirasakan. Jika rasa nyeri sangat tak tertahankan, sebaiknya gunakan koyo panas, tapi kalau nyeri biasa atau tingkat sedang bisa gunakan koyo hangat. Hansaplast sebagai salah satu produk yang memiliki koyo untuk meredakan nyeri otot dan pereda pegal, ada 3 varian yang bisa Anda pilih. Koyo Panas Pereda Pegal dan Nyeri Otot isi 10 lembar koyo, Koyo Hangat Pereda Pegal dan Nyeri dengan isi 10 koyo, dan Hansaplast Koyo hangat dengan isi 2 lembar koyo.

Hansaplast Koyo ini dikemas dengan teknologi Heat Lock yang dapat menjaga kualitas koyo tetap memberikan sensasi hangat saat digunakan dan aromanya tetap prima meskipun kemasan sudah dibuka. Koyo yang sewarna dengan kulit dan saat dilepas tidak meninggalkan bekas di kulit. Tentu saja akan memberikan rasa nyaman, hangat pada otot dan segera meredakan nyeri yang tak tertahankan. Aktifitas Anda pun akan kembali normal setelah otot reda.

Stake perlu minum obat kalau Anda mengalami nyeri otot atau pegal linu, siapkan segera koyo Hansaplast kemana pun Anda pergi, ketika nyeri otot terasa atau pegal linu, tempelkan saja koyo Hansaplast di bagian yang nyeri dan pegal. Tak harus menunggu lama lagi otot pun kembali rileks dan Anda akan memulai aktifitas seperti biasanya.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Back To Top