Hajat gede ini dibuka dan diresmikan langsung oleh perwakilan dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur yang mengapresiasi kolaborasi lintas wilayah dan komunitas dalam mewujudkan potensi wisata air kota.
Sungguh Atraksi Menarik dan Pelatihan Gratis
Festival tahunan ini menyuguhkan berbagai agenda menarik yang berhasil menyedot perhatian warga. Selain menyajikan atraksi yang memukau dari perahu naga, pihak panitia juga menyelenggarakan sesi pelatihan olahraga dayung serta edukasi dari UMKM Tekstil dan Kreatif (Umtek) Lokal.
Yang menarik, seluruh rangkaian acara dan pendaftaran lomba dalam festival ini tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Tak heran jika antusiasme peserta sangat melonjak tinggi. Tercatat sebanyak 210 peserta dari 31 sekolah di lingkup Jakarta ikut ambil bagian dalam kompetisi ini.
Adapun kategori yang diperlombakan meliputi:
- Lomba Pitkano (Pit Karo)
- Lomba Perahu Karet
- Lomba Stand Up Paddle
- Lomba Kayak
Selain menjadi ajang unjuk bakat bagi para pelajar pecinta alam (Sispala), festival ini juga membawa dampak ekonomi yang positif. Kehadiran ratusan pengunjung dan peserta berhasil menghidupkan serta memberdayakan para pelaku UMKM lokal yang berjualan di sekitar area BKT Malakasari.
Diwarnai Drama dan Isak Tangis Peserta
Ketatnya persaingan di atas air, rupanya menyisakan cerita emosional bagi para peserta. Karena menggunakan sistem gugur, peserta yang kalah langsung gugur dan tidak bisa melanjutkan ke sesi lomba berikutnya.
Hal ini mendatangkan kekecewaan mendalam bagi beberapa peserta yang sudah berlatih keras. Salah satunya adalah Dia (15), peserta asal SMA di kawasan Condet, Jakarta Timur. Ia tidak mampu membendung rasa sedihnya hingga menangis di lokasi setelah langkahnya terhenti di babak awal.
"Rasa kecewa dan sedih itu hak wajar dalam kompetisi, ini menunjukkan betapa besarnya gairah dan sportivitas para pelajar kita terhadap olahraga arus deras ini," ujar salah satu panitia do lokasi.
Festival Dayung Sispala Jakarta Ke-2 ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang konsisten untuk menjaring atlet-atlet dayung muda berbakat dari sekolah-sekolah di Jakarta, sekaligus menjadi destinasi wisata alternatif bagi warga ibu kota.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar