Alasan di Balik Perubahan Nama
Transformasi nama dari Bank DKI menjadi Bank Jakarta didasari oleh beberapa faktor utama:
- Identitas Kota: Nama "Jakarta" dianggap memiliki daya tarik yang lebih kuat dan dikenal luas secara global dibandingkan singkatan "DKI".
- Visi Masa Depan: Seiring dengan transisi Jakarta menjadi pusat ekonomi setelah tidak lagi menyandang status Ibu Kota Negara (IKN), bank ini memposisikan diri sebagai tulang punggung sistem keuangan kota global.
- Modernisasi Layanan: Perubahan nama ini dibarengi dengan pembaruan sistem teknologi informasi guna meningkatkan efisiensi layanan perbankan digital bagi nasabah.
Waktu Pelaksanaan Transisi
Proses perubahan identitas ini mulai diperkenalkan dan diimplementasikan secara bertahap sejak Januari 2026. Tahapan transisi mencakup beberapa poin penting bagi nasabah:
- Operasional Kantor: Pergantian papan nama kantor pusat dan seluruh kantor cabang dilakukan secara berkala selama tahun 2026.
- Layanan Digital: Aplikasi perbankan seluler kini hadir dengan antarmuka baru di bawah merek Bank Jakarta.
- Administrasi: Seluruh dokumen hukum, bilyet giro, dan cek yang diterbitkan setelah tanggal peresmian akan menggunakan nama Bank Jakarta, sementara dokumen lama tetap berlaku selama masa transisi tertentu.
Dampak bagi Nasabah
Pihak bank memastikan bahwa perubahan nama ini tidak akan mengganggu kenyamanan transaksi. Nomor rekening, saldo, dan seluruh fasilitas kredit yang dimiliki nasabah tetap berjalan normal tanpa perlu melakukan pendaftaran ulang. Penggantian kartu debit dan buku tabungan dengan logo baru dapat dilakukan oleh nasabah secara bertahap di seluruh kantor cabang terdekat.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar