🤝DONASI

Lupa Matikan Mesin Pemanas, Kios 'Luebas Cutting Stiker' di Cakung Hangus Terbakar

Kios Luebas Cutting Stiker

JAKARTA TIMUR - Sebuah kios jasa pemotongan stiker bernama Luebas Cutting Stiker yang berlokasi di Gang Masjid Al Muhabab, Jalan Tipar Cakung, Cakung Barat, Jakarta Timur ludes dilalui si jago merah pada Sabtu malam (28/02). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian pemilik yang lupa mematikan alat pemanasan mesin saat menutup kios.

Kronologi Kejadian
Menurut keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, api pertama kali terlihat dari bagian dalam kios yang sudah dalam keadaan terkunci. Salah satu warga menuturkan bahwa api cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di dalam ruangan, seperti plastik stiker dan bahan-bahan jika motor.

"Sepertinya karena korsleting listrik dari alat pemanas mesin cutting yang lupa dicabut atau dimatikan pas toko tutup. Api langsung muncul dari meja mesin tersebut," ujar salah satu warga setempat. 

Upaya Pemadaman
Guna menyisakan api agar tidak merambat ke pemukiman padat penduduk di sekitarnya, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Unit-unit tersebut merupakan gabungan bantuan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur dan Jakarta Utara. 

Berkat kesigapan petugas dan bantuan warga sekitar, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kurun waktu satu jam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun bangunan kios beserta seluruh isinya mengalami kerusakan berat.

Kerugian Materiil
Meski tidak merembet ke bangunan lain, pemilik usaha harus menelan pil pahit. Selain kerusakan bangunan, mesin-mesin cutting stiker dan stok bahan baku ikut hangus terbakar. Kerugian akibat musibah ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. 

Pihak kepolisian setempat kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, sembari mengimbau para pemilik usaha selalu mengecek instalasi listrik dan peralatan elektronik sebelum meninggalkan tempat kerja.

Berita Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memuat berita...
BUDAYA
Memuat berita...
 
Back To Top