Kebakaran Pabrik Mebel Cakung, Bangunan Jadi Rata Tanah

Kebakaran Pabrik Mebel Cakung

Sebenarnya lagi bingung nih, mau cerita apa. Walau sebenarnya bahan photo atau gambar yang tersedia lumayan banyak. Tapi ya memang seperti itu, saya menulis sesuai atau mengikuti perasaan saja. Tidak mau terlalu memeras raga. Nah buat apa maksain diri? Keberadaan blogspot kan kayak anak tiri bagi Google. Walau sebenarnya blogspot anak kandungnya sendiri. Tapi perlakuan terhadap blogspot? Ah tak perlu saya teruskan, pastinya pembaca tahu sendiri.

Perasaan hari ini juga lagi mangkel, masak iya unggah video sungguh lama sekali. Dua hari dua malam belum kelar juga. Wah ini mah benar-benar terlaluan. Tapi tak apalah, justru menguji kesabaran. Durasi hanya 8 menit lo. Entah kenapa bisa begitu. Saya sendiri juga sempat bingung. Ya ya ya, main youtube perlu kelapangan hati ekstra. Mulai dari konsep yang akan dibuat, pengambilan video, editing video dan saat pengunggahan. Dan yang paling akhir adalah respon saat selesai di upload, sepi atau ramainya. Ah yang namanya orang dagang, tau laku dan tidaknya baru tahu setelah jualan produknya.

Kebakaran Pabrik Mebel Cakung

Kejadian kebakaran pabrik mebel yang berada di Cakung ini, kejadiannya pada hari Minggu, 9 Agustus. Sudah sekitar dua mingguan lebih. Saya benar-benar telat untuk memberitakannya. Kebakaran hebat. Dan Api baru bisa dipadamkan pada hari Senin. Malam selasa, petugas kebakaran masih menungguinnya. Untuk memasikan api sudah benar-benar padam. Ada sekitar 20 unit mobil pemadam yang diterjunkan.

Kebakaran Pabrik Mebel Cakung

Saya dikabari kejadian kebakaran pabrik ini oleh teman, seorang yotuber juga. Malam Seninnya bebarapa youtuber berkumpul disana dan merekam peristiwa kebaran itu. Karena sudah malam, saya tidak punya kesempatan kesana. Dan hari Senin sorenya saya baru menyempatkan untuk melihat situasi PT Mebel itu. Pastinya api sudah padam, tapi saya menyaksikan petugas kebakaran masih sibuk dengan tugasanya.

Dan saya pun diperkenan untuk meliputnya. Wow amazing sekali. Dengan berbekal kamera handphone saya jeprat-jepret kesana kemari. Mengambil sudut yang sekiranya pas. Ah yang namanya kamea hape, kemampuanya sangatlah terbatas sekali. Dan hasil jepretannya? Bisa Anda lihat dari hasil gambar unggahan ini. Tidak hanya memotret, saya pun mengambil video-nya juga. Itulah enaknya seorang blogger merangkap youtuber.


Banyak sekali, karyawan pabrik yang berkumpul. Saya pun bisa menyaksikan dan merasakan kesedihan karyawan pabrik mebel tersebut. Wajah-wajahnya tampak lesu, matanya berlinang. Pikirannya melayang, seakan-akan ingin menggapi harapan dan impiannya yang putus. Apa yang terjadi dengan hari esok? Bagaiman dengan nasib kelurganya. Mungkin itu batinnya.

Informasi yang saya peroleh dari hasil perbicangan dengan karyawan yang bekerja disana. Pabrik Mebel ini punya karyawan berkisar 2ribuan. Dan penyebab kejadian kebakaran juga masih simpang siur. Ada yang mengatakan karena konsleting listrik, ada yang mengatakan hasil percikan api dari bagian pengamplasan kayu. Yang jelas, kini pabrik mebel tersebut sudah ludes dan rata dengan tanah. Oh iya, pabrik mebel ini letaknya dibelakang persis Pasar Cakung, Jakarta Timur. Dekat dengan rumah susun atau RPTRA Cempakasari.

Related Posts

15 komentar:

  1. Banyak sekali karyawannya sampai dua ribuan. Jarang ada pabrik mebel yang pegawainya sebanyak itu.

    Wajar saja sih para karyawannya lesu dan menangis, bagaimana nasib mereka nanti karena tempat mereka bekerja sudah rata dengan tanah.

    BalasHapus
  2. Sudah kena wabah covid kena kebaaran pula, kasihan, dan bagaimana kelanjutan nasib 2000-an orang tersebut?

    Ini kebakaran murni kan? karena kalau di Surabaya dulu itu salah satu pabrik sengaja membakar karena agar asuransi turun, sebab pabriknya mulai pailit.

    BalasHapus
  3. memprihatinkan karyawan banyak lagi...semoga cepat mendapat penanganan materil maupun moril

    BalasHapus
  4. Ya ampun nggak kebayang kerugian yang dialami pabrik mebel ini ya. Bener2 habis semuanya. Huhu

    BalasHapus
  5. mengerikan ya kebakaran di pabrik mebel begini, apalagi notabennya bahan mebel dari kayu, otomatis habis dilalap di jago merah

    BalasHapus
  6. Saya kok jadi galfok ke bagian ini
    Keberadaan blogspot kan kayak anak tiri bagi Google. Walau sebenarnya blogspot anak kandungnya sendiri.

    Iya yah ... sedih jadinya.

    Oya semoga pabrik mebelnya bisa segera beroperasi kembali kasiha ya yang menggantungkan hidupnya di sana.

    BalasHapus
  7. Serem juga tragis banget!.
    Sudah ada pandemi, sekarang kena musibah kebakaran.

    Semoga kerugiannya dicover asuransi.

    Tentang bahasan kalimat pembuka, iya ya kenapa bisa begitu.
    Padahal pekerjaan menulis pos bukanlah semudah yang dipikirkan banyak orang, loh.

    BalasHapus
  8. I feel sorry for the people who lost their jobs because of the fire.
    Greetings from Poland :)

    BalasHapus
  9. Baru mampir lagi.. baru pulkam soalnya, hehehe.. btw, kasihan juga ya.. bagaimana nasib karyawan/i-nya ya?

    BalasHapus
  10. ini udah saya ikutin sih om.. karena saya termasuk subcriber nya om kodok hehe

    BalasHapus
  11. yaalahhh ikut sedih dengan berita seperti ini, nasib karyawannya yang banyak dan kondisi juga masih pandemi, nyari kerja juga masih agak susah

    BalasHapus
  12. Pabrik mebel hanya beroperasi siang saja kan ya? Nggak kaya pabrik tenun atau pemintalan benang.
    Beruntung ngga ada korban jiwa ya, meski sedih juga gimana nasib karyawannya.

    BalasHapus
  13. hadu kasian banget ya
    mana lagi corona gini
    semoga bisa segera pulih

    BalasHapus
  14. Ya Allah kasihan banget...
    Ujian di tengah2 pandemi. Karyawanny pasti pada bingung sama sedih karena kepikiran keluarga di rumah.
    Doa terbaik buat seluruh karyawannya. Semoga diberikan kemudahan dalam kesulitan. Amin

    BalasHapus
  15. Ya Allah, karyawannya 2000 orang banyak banget. Semoga sabar dan diganti rejekinya.
    Habis semua harapan di masa seperti ini.

    BalasHapus

 
Back To Top