Ada Posko Check Point Covid-19, Apakah Kelurahan Sukapura Zona Merah?

Kelurahan Sukapura Jakarta

Lama banget artikel ini mengendap jadi draf. Baru sekarang bisa menuliskan beritanya. Itu pun mengandalkan daya ingat pikiran, untuk merangkai kata untuk menjadi sebuah kalimat. Hal yang tidak mudah pastinya. Sebenarnya saya sudah terjun langsung kelapangan untuk menggali berita atau informasi. Tanya kesana-kemari kesetiap orang yang dijumpai. Sebagai pelengkap bahan. Ya, karena mengandalkan memori, jadi ada yang terselip alias lupa. Bahkan banyak tak ingatnya.

Jakarta apakah sudah siap memasuki New Normal? Ingat ya New Normal, tatanan kehidupan baru. Bukan berarti sudah normal, seperti anggapan sebagian banyak orang. Yang mengira Jakarta sudah terbebas dari korona. Sehingga bisa malakukan kegiatan bebas seperti sebelum adanya wabah covid-19. New Normal, masyarakat boleh beraktivitas tetapi tetap harus mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Misalkan, jika keluar rumah mengenakan masker dan jaga jarak.

Kelurahan Sukapura Jakarta

Dan apakah PSBB Jakarta akan diperpanjang? Wah pertanyaan yang terlalu jauh, saya sendiri juga belum bisa mendapatkan informasi yang akurat atau valid. Walau desas-desusnya PSBB akan diperpanjang. Keinginan masyarakat sebenarnya ingin segera bisa bekerja seperti sedia kala. Masyarakt sudah lumayan tertekan. Menderita dan stres dibuatnya. Kebutuhan hidup yang tidak bisa dihentikan, tapi pendapatannya yang turun drastis. Bahkan ada yang sama sekali tak ada pemasukan. Pusing tujuh keliling pastinya.

Nah seperti apa yang saya singgung diatas. Jakarta akan memasuki era New Normal, ternyata masih ada warga yang dinyatakan positif corona. Warga Kelurahan Sukapura, Jakarta utara yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang jahit dirawat di RS Islam Sukapura. Dan keluarga yang lainnya harus dilakukan karantina mandiri. Kejadian yang sempat menggemparkan. Karena, wilayah Kelurahan Sukapura yang biasanya adem-anyem. Dan tidak akan mengira jika ada salah satu warganya yang terkena virus ini.

Kelurahan Sukapura Jakarta

Kelurahan Sukapura Jakarta

Nah demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Atau semakin meluasnya virus corona. Aparat setempat melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan mobil bantuan Palang Merah Indonesia, PMI. Wilayah yang saya maksud disini adalah wilayah RW 01 Sukapura, yang dimana ada pasien yang dinyatakan positif kena corona.

Tidak hanya penyemprotan disinfektan. Pengurus RW 01 juga mengadakan penjagaan ketat. Gang Kompi Jenggot, seberang pintu belakang kawasan berikat KBN untuk sementara diportal. Orang yang lewat, atau yang ingin masuk kewilahnya di ceck suhu tubuhnya. Bagi yang suhunya diatas 38 derajat celsius diberhentikan. Dipersilakan untuk istirahat sejenak. Selang beberapa menit kemudian di cek lagi suhu tubuhnya. Jika masih tinggi suhu tubuhnya akan disuruh putar balik. Alias dilarang masuk.

Posko check Point Covid-19 ini berlaku dari tanggal 5-19 Juni 2020. Full 24 jam penjagaan. Siapa saja yang menjaga portal dan mengecekan suhu tubuh orang yang lewat? Petugas jaganya dari pasukan orange, petugas keamanan RW 01 dan pemuda setempat. Dibuat bergilir atau shiff. Saya sangat salut dengan Pak Lurah Kelurahan Sukapura. Begitu aktif dan penuh perhatian. Semoga saja Kelurahan Sukapura bukan termasuk zona merah. Kalau perlu bebas dari virus corona.

Related Posts

23 komentar:

  1. Normalleşme süreci ülkemizde de başladı yine de maske ve sosyal mesafe mutlaka korunmali...

    BalasHapus
  2. Ngeri juga sih sebenarnya new normal ini, soalnya bukan makin sedikit, malah makin banyak juga yang kena. Seperti barusan saya baca, sekitar seribu lebih untuk hari ini. Tapi kalo gak gini, mau gimana lagi. Semua orang butuh yang namanya rejeki. Dan gak bisa kao hanya diam saja di rumah.

    Kita berdoa saja semoga pandemi ini cepat berakhir dan jangan pernah ada lagi. Stay safe!

    BalasHapus
  3. Syukur sini dah satu angka. Hampir ke normal. Alhamdulillah.

    BalasHapus
  4. Itu dijaga full 24 jam ya. Semoga pandemi ini segera berakhir ya, Bang.

    BalasHapus
  5. Hmmm hanya bisa berharap semoga malapetaka ini segera berakhir..

    BalasHapus
  6. Duh, lama-lama kok makin ngeri juga. Aku udah sejak dari April nggak keluar rumah. Semua kebutuhan pesan online. Baik itu bumbu-bumbu dapur, kebutuhan makan dan minum. Tapi ya aku suka-suka aja sih diam di rumah😚

    BalasHapus
  7. Mudah2an segera sembuh ya,
    Respek untuk kekompakan warga dan aparat saling bantu membantu perihal pencegahan

    Sehat sehat selalu mas djangkaru, up date trus jadinya ya info2 di lingkungan sekitarnya

    BalasHapus
  8. Hampir 3 bulan WFH rasanya bosan, finally memberanikan diri untuk keluar dari sarang untuk melihat dunia luar, ternyata banyak yang bandel, ah sudahlah ...ikutan bandel saya

    BalasHapus
  9. I feel sorry for those who have no income. It must be awful.
    Have a nice day :)

    BalasHapus
  10. warganya bahu membahu untuk mencegah penyebaran covid semakin luas di kelurahannya. semoga wabah ini segera berlalu, supaya semua warga bisa kembali bekerja seperti biasa tanpa ada ketakutan di jalan atau luar rumah

    BalasHapus
  11. semua lapisan masyarakat ikut ambil dalam mencegah penularan virus corona ini, dan selalu menaati protokol kesehatan. semoga pandemi ini segerah berlalu. aminn

    BalasHapus
  12. Wah ketat banget ya protokol kesehatannnya.. sampe scan suhu segala...

    BalasHapus
  13. aku sebenernya agak kurang setuju dg new normal.. karena masih banyak masyarakat yg cuek sama protokol kesehatan.. huhu..

    btw, semoga di daerah mas djangkaru masih aman ya..

    BalasHapus
  14. Hm, belum begitu merata sih sebenernya ya, jadi keputusan new normal sebenernya agak kurang tepat. tapi ya gimana, yauda aja lah

    BalasHapus
  15. Angkat jempol buat gerakan antisipasi di kelurahan Sukapura 👍.
    Ini nih harusnya jadi contoh di kampung-kampung lain.

    BalasHapus
  16. Iya semoga kelurahan Ssukapura bukan zona merah.
    Masa New Normal masih belum bisa membayangkan. Mau nggak mau kita harus mengalami hidup dalam era New Normal. Semoga kita semua mampu bersabar menghadapi ujian wabah pandemi ini.

    BalasHapus
  17. Setelah new normal malah makin banyak ya yang kena virus Corona, tiap hari nambah diatas 1000 terus.

    Jakarta juga masih masuk zona merah biarpun tidak sebanyak di Surabaya ya kang.

    Disini juga kemarin ada rapid test kang karena ada satu yang kena Corona, tapi malah ngga ada yang mau disuruh tes.😂

    BalasHapus
  18. banyak orang yang yg berperilaku sekarang itu sudah normal, padahal new normal, beda..

    aamiin, semoga kelurahan Sukapura bukan termasuk zona merah..

    -traveler paruh waktu

    BalasHapus
  19. Semoga cepat berlalu lah pandemi ini, biar bisa hidup normal, bukan cuma new normal.

    BalasHapus
  20. Di kotaku, baru dibuka New Normal, selang satu minggu sudah muncul cluster baru. Ditemukan positif 13 pasien dalam waktu sehari.

    BalasHapus
  21. Apakah Indonesia bakalan menjadi negara zona merah????, mudah2an itu tidak terjadi ya mas, semoga kita terlindungi dari hal itu, amiiin

    BalasHapus
  22. hai mas! apa khabar? waduhhhh lama sungguh saya tak mampir ke sini. mas sihat ke tu? harap2 begitulah. maaflah sudah lama saya tak bertanya khabar dan hari ini baru dapat semangat dan momentum untuk kembali berblog. jika berkelapangan, sudi sudilah mampir ke blog saya ya! kita bertegur sapa seperti dulu ;-) see ya!

    BalasHapus

 
Back To Top