Stasiun LRT Pegangsaan Dua Telah Beroperasi, Wow Keren Sekali!

Stasiun LRT Pegangsaan Dua

Pagi yang cerah, sinar matahari mulai menghangatkan tubuh. Kendaraan roda dua terus saya pacu. Menyusuri dan mengintari komplek perumahan yang berada di kawasan Kelapa Gading. Mata sambil menolah-noleh kekanan dan kekiri. Melihat pemandangan. Siapa tahu ada yang bisa menyegarkan mata. Ketemu gadis cantik dan rupawan, itulah harapannya.

Eh ternyata yang diharapkan tidak terwujud juga. Maklum, hari masih terlalu pagi, dan hari minggu pula. Hari libur kerja. Mungkin orang masih bermalas-malas dirumah. Atau mungkin orang pada belum bangung. Entahlah. Yang jelas suasana jalan raya tampak lenggang sekali. Sepi dari lalu-lalang kendaraan.

Ya tidak sengaja saya lewat depan Stasiun LRT Pegangsaan Dua Kelapa Gading. Awalnya saya tidak tahu nama proyek tersebut. Saya kira proyek apartemen. Eh ternyata stasiun LRT. Dan saya tahu namanya, setelah membaca spanduk yang dipasang di pagar. Stasiun Pegangsaan Dua. Area stasiun ini lumayan luas sekali.

Stasiun LRT Pegangsaan Dua

Sudah pada tahu belum apa itu LRT? Lintas Rel Terpadau, kalau bahasa ingrisnya Light Rail Trasit. Wow, Jakarta sungguh luar biasa. Punya moda transportasi yang super hebat dan super keren. Wah, sudah kayak di permainan GTA saja. Jalan raya, kini sudah bertingkat. Kereta api lewat diatas jalan utama.

Saya menyempatan diri untuk keliling area luar Stasiun LRT Pegangsaan Dua. Ya. hanya mengintari area luar pagar saja. Inginnya seh, masuk dan melihat-lihat suasana di dalamnya. Tapi kok kurang percaya diri. Walau sebenarnya petugas security mengijinkan. Dan saat itu lagi tahap uji coba, naik LRT gratis.

Stasiun LRT Pegangsaan Dua

Walau gratis, tapi kalau tidak punya tujuan, tetap saja juga bingung. Eleh, malah keder, repot sendiri nantinya. Apalagi saat itu, saya mengenakan sandal jepit beda warna. Kalau bahasa jawanya Selen, ukuran dan warna sandal beda antara kanan dan kiri. Bisa dianggap orang gila. Untung saja, securitynya ramah. Coba kalau tidak, pastinya sudah diusir.

Sudah sandal selen, koloran pula. Wah tampang tidak menyakinkan pokoknya deh. Makanya saya tidak mau naik LRT, walau lagi gratis. Keinginan seh ada, semoga lain waktu bisa kesampaian. Untuk sementara, cukup lihat dari luar saja. Oh iya, LRT ini menghubungkan antara Stasiun Pegangsaan Dua dengan stasiun Velodrome yang jaraknya tempuhnya berkisar 13 menit. Oh, iya Stasiun LRT Pegangsaan Dua beralamat di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Related Posts

6 komentar:

  1. Pengeen jadinya cobain LRT mas, semoga kesampean jarang soalnyaa main ke Jakarta hehee

    BalasHapus
  2. Belum pernah coba LRT, pengen sebenernya. Orang baru naik kereta tahun ini. Apalagi yang jenis2 kereta yg lain. BTW itu hanya da di jakarta ya?

    BalasHapus
  3. ga ketemu gadis cantik donk bang hehehe tapi ketemu sama LRT sayang sekali ga ikut uji coba nya bang.

    BalasHapus
  4. Ditunggu pengalaman naik kereta dari LRT Pegangsaannya. Gak apa-apa pake kolor sama sandal jepit juga hehe

    BalasHapus
  5. Kayaknya bakal lebih keder saat ketemu cewek cantik kalo sendalnya seperti itu mas. 🤣

    BalasHapus
  6. Belum ngeuh LRT itu kayak apa bentuknya. Kok bisa sih pake sandal beda warna, keren nih, style baru sepertinya, hehehe

    BalasHapus

 
Back To Top