Bakso Tepi Kuburan, Ya Bakso James Pastinya!

Bakso James

Bulan Ramadan itu paling asek dan paling tepat berburu kuliner. Hampir semuanya menu makanan dalam bulan itu selalu sedia. Dan jam bukanya biasanya sampai tengah malam, atau bahkan sampai menjelang sahur. Emang seh, kalau siang pada tutup seandainya buka ya mendekati sore gitulah. Mungkin menghormati orang yanb berpuasa atau mungkin kalau buka siang, sepi membeli. Entahlah!

Saya itu sudah terbiasa, susah tidur jika malam hari. Mungkin itulah resiko menjadi seorang blogger yang memang jam kerjanya itu dimalam hari. Karena malam hari, waktu yang paling enak buat menulis. Merangkai kata itu begiut lancarnya. Tanpa kendala. Situasi hening, tidak ada gangguan.

Siangnya kemana aja kalau blogger? Mencari berita pastinya. Ya kalau siang saya keliling berbekal kamera handphone. Mencari hal-hal sekiranya layak dan laku untuk dibuatkan postingan. Agar blog Djangkaru Bumi tetap eksis. Eleeeh, blog tidak ada iklan google adsense kok begitu ngoyo. Emang dapat duit? Sebuah pertanyaan yang sulit untuk dijawab.

Bakso James

Udah ah, kalau bicara soal iklan dilain waktu saja. Perut lagi kosong, minta dimanja. Ingin makan yang anget. Yang sekiranya badan bisa keluar keringat. Makanan ringan pastinya. Keluar rumahlah saya. Keliling kampung, dengan roda dua.

Ketemu deh warung bakso yang masih buka. Warung Bakso James, itulah namanya. Saya sendiri, tidak tahu apa itu arti dan makna dari James. Lupa bertanya dengan pemilik warungnya. Mungkin efek dari kekenyangan sehingga sampai terlewatkan untuk bertanya.

Bakso James posisinya ditepi jalan raya. Tapi ya itu belakangnya kuburan persis. Bakso tepi kuburan, ya bakso James. Aduh, kenapa ini bakso kok ya tepi kuburan. Jadi agak serem dikit gitu. Apalagi jika kuburan ada penghuni baru, apa tidak mau kembang melati ya? Ah pertanyaan yang konyol.

Soal rasa gimana? Kalau rasa kuahnya masih tergolong biasa. Ya, standar gitulah. Tapi kalau rasa daging baksonya, saya akui, mantap. Daging sapinya lebih berasa. Serat dagingya benar-benar mantul. Harga bagaimana? Harga juga standar, berkisar 15-ribuan. Alamat Bakso James, berada di Jalan Tipar Cakung, RT.3/RW.9, Cakung Barat, Cakung, Kota Jakarta Utara.

Related Posts

12 komentar:

  1. Bentuk baksonya seperti apa kang? Penasaran deh... Hahaha.
    Ku suka bakso, amat terlalu suka...

    BalasHapus
  2. Kurang lengkap nih, gak ada penampakan bakso dan kuahnya.

    BalasHapus
  3. bakso sudah jadi makanan favorit nih... ngiler hehe

    BalasHapus
  4. Satu bang baksonya...

    BalasHapus
  5. bingung dapet penghasilan dari mana om ini.. jangan2 anak sultan hehhe

    BalasHapus
  6. Awal Lebaran atau sampai Seminggu biasanya bakso laris manis....Apalagi kalau yang jual JAMES ( Janda Gemas ) waahhh pastinya orang pada ngantri ngebakso..😂😂😂

    BalasHapus
  7. namanya itu bang bakso tepi kuburan jadi branding tersendiri

    BalasHapus
  8. Mungkin susan cari tempat mangkal jadinya terpaksa di dekat kuburan. Saya belum coba makan di tepi kubur. Di Cianjur ada kuburan Belanda tepi jalan yang dijadikan tempat mangkal pedagang makanan dan yang beristirahat. Hem, rest area yang unik.

    BalasHapus
  9. mana gambar baksonya? nak tengok juga...

    BalasHapus
  10. Bakso tengah kuburan ada Gak mas? Hehe

    BalasHapus
  11. serem amat bakso tepi kuburan hehehehe

    BalasHapus
  12. Awas ditemeni nyai kunti

    BalasHapus

 
Back To Top