Masjid Darussalam KBN Cakung Menyimpan Sejuta Kenangan

Masjid Darussalam KBN Cakung Menyimpan Sejuta Kenangan

Saya suka sekali menelusuri jalan kenangan. Mencoba mengingat kembali masa silam. Sebuah perjalanan yang begitu panjangnya. Sinar matahari yang begitu teriknya, tidak menyurutkan langkah kaki ini untuk berjalan setapak demi setapak. Lembaran demi lembaran terbuka, goresan tinta masa lalu samar-samar menyeruak. Sebuah proses pendewasaan kehidupan.

Siapa bilang hidup ini singkat? Hidup ini begitu panjangnya. Dan sangat panjang sekali. Bahkan saking panjangnya, kadang saya merasa letih dan kelelahan. Raga ini memberontak. Karena tidak kuat terus diajak bekerja. Raga ini punya keterbatasan untuk menggapai semua keinginan. Raga ini tidak bisa menggenggam semua hasrat impian.


Didalam keputus-asaan dan ketidak-berdayaan, saya mengadu kepada Tuhan. Agar diberi kekuatan dalam mengarungi ombaknya kehidupan. Keganasan kehidupan ini. Memohon kepada Ilahi, untuk menghilangkan rasa kerakusan dan ketamakan. Agar bisa lebih bersyukur atas apa yang telah saya peroleh.

Masjid Darussalam di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung tempat saya dulu bermunajat. Dua puluh tahun silam telah berlalu. Tapi masjid ini tidak mengalami perubahan. Jamaah kini tampak sepi, karena sudah banyak perusahan atau PT yang telah tutup. Masjid Darussalam, tempat saya dulu sholat dan memanjakan raga. Angin yang sepoi-sepoi meninak bobokan diri ini. Terbuai mimpi.

Related Posts

23 komentar

Memang di tempat ibadah ini kita mengadu kepada Sang Khalik, dan tidak lupa bersyukur selalu atas pencapaian yang kita dapat selama ini. Alhamdulilah selalu perdekat diri sama Allah insya allah diperlancr rezeki kitanya ya kang

Ia.mase memang masa lalu itu indah ...selalu terbayang sampai sekarang...tetap semangat mas,,masa depan masih panjang...terutama utuk anak anak kia

Ini ceritanya pernah tinggal disana bang, atau gimana? Lama juga ya 20 tahun yang lalu. Tapi sayangnya semakin sedikit saja yang memakmurkan masjid-masjid

belakangan ini aku pengen bikin vlog juga deh. tapi masih bingung sama konsepnya. nggak punya kamera bagus juga heheheh oh iya om itu ngerekamnya pake kamera apa ya? kalau boleh tau.

kalau tidak kerana perkataan masjid darussalam itu, pasti saya akan menyangka ia sebuah hall atau community center. harap akan datang pasti ramai akan mengimarahkannya...

kenangan perjalanan religi ya bang mungkin bisa diulanglagi bang semoga keinginannya tercapai

Ayo bikin vlog . Tidak perlu pusing dengan konsep. Yang penting rekam dan uplad. Pakai kamera hape juga mantap kok. Seiring waktu nanti kan lebih tahu dan mengerti.

Masjid di dalam kawasan pabrik.

Pabrik sudah banyak yang tutup. Sehingga jamaah kan berkurang.

kenangan yang sangat berharga ya

Ini ceritanya pernah kerja di KBN ya?

Semiga ada rezeki saya berkunjung ke sana

20 tahun lalu berarti pas jamannya reformasi berakhirnya orde baru, krisis moneter, pabrik2 banyak yang bangkrut, dan saya masih SD saat itu

Asykk, lumayan dengan dengan priuk ini mah,

hidup itu singkat Mas, yang panjang itu masa masa menjalani ujian dan cobaan

Rasa sukur itu perlu di ikrarkan , jangan turuti hawa tamak dan rakus, ini kata Pak Ustadz lho ya...bukan dari saya,''''

ngomong ngomong Masjid Darussalam KBN Cakung ini cakep juga ya...pantas banyak kenanganya

Hidup itu singkat jika sedang merasa senang. Jika sedang susah, ya ampun semenit saja serasa setahun.

masjid itu tempat paling nyaman
apalagi kalau itikaf dan baca al quran

Pasti nyaman banget tuh kalau bisa shalat disitu, selalu penasaran akan masjid-masjid yang besar seperti itu, pengen merasakan shalat disitu..

Pastinya kenangan indah di mesjid Darussalam nya nggak dan bukan dengan pacarny kan....jomblo tea atuh

Terimakasih atas kunjungannya
Jangan lupa untuk memberikan komentar

 
Back To Top