Ahli Patah Tulang Ceper Sukasari Serang Baru Bekasi

Ahli Patah Tulang Ceper

Saat singgah di Masjid Al Muttaqin, aku juga keliling disekitar perkampungan dekat masjid. Dan aku jumpai rumah yang menjadi tempat pengobatan alternatif patah tulang. Aku sempat mencari papan nama, dan ternyata aku tidak menemukannya. Aku sendiri tidak tahu apa nama pengobatan alternatif tersebut. Yang jelas, banyak pasien yang datang untuk berobat. Dan aku sempat bertanya dengan salah satu tukang urut,  pendiri pertamanya bernama Bapak Ahmad (jika tidak salah dengar).

Ahli Patah Tulang Ceper

Ahli Patah Tulang Ceper

Rumah pengobatan alternatif patah tulang dan kesleo ini menjadi anugrah warga sekitarnya. Dengan membuka warung atau tempat parkiran. Kecipratan rezeki. Dan kalau kita perhatian tempat penginapan/rawat inap pasien patah tulang sungguh sederhana sekali. Ada yang seperti pos ronda dengan bertutupkan kain kordein. Bahkan ada yang tiduran di lantai. Mungkin karena pasien yang membludak.

Ahli Patah Tulang Ceper

Ahli Patah Tulang Ceper

Ahli Patah Tulang Ceper

Kalau aku perhatikan pengobatan patah tulang dengan cara bagian yang patah dibalut dengan kulit/pelepah pohon pisang sebelum diikat dengan kain. Atau menggunakan kayu yang telah dibentuk sesuai dengan lengkuk kaki/tangan pasien. Bukan papan kayu lurus. Semua tergantung kondisi luka pasien. Sehingga pasien akan terasa nyaman. Letak rumah ahli patah tulang ini memang agak ngumpet. Sebenarnya rumahnya persis dibelakang Taman Buaya Indonesia Serang. Alamat Pengobatan Patah Tulang Ceper berada di dekat Masjid Al Muttaqin, Kampung Ceper, Sukasari, Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.

Related Posts

4 komentar:

  1. Pa saya sakit pinggul sebelah kanan smpe ke kaki dan pinggul naik sebelah kanan apa bisa di tangani terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba datang saja, untuk lebih jelasnya.

      Hapus
  2. Bisa mengobati saraf terjepit bagian belakang gak?? Shinga untuk jlan harus menggunakan tongkat

    BalasHapus
  3. Pa kaki anak saya bengkok , apa bisa kesana

    BalasHapus

 
Back To Top