Cara Mengajukan Perubahan Status Kepesertaan BPJS dari Peserta Mandiri ke PBI

Cara Mengajukan Perubahan Status Kepesertaan BPJS dari Peserta Mandiri ke PBI

Nikmat sakit itu tidak tahu kapan datangnya. Dan pasti datang. Maka dari itu kita wajib memiliki asuransi kesehatan. Dengan ikut menjadi peserta asuransi kesehatan, seperempat kehidupan kita akan terasa tenang. Tatkala sakit datang, mudahlah kita untuk berobatnya. Tidak perlu memikirkan lagi soal ongkos biaya. Sudah kah Anda menjadi peserta ansuransi kesehatan?

Nah, kalau bicara soal asuransi kesehatan. Di negara kita yang lebih tersohor adalah BPJS Kesehatan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.  Badan asuransi ini milik pemerintah. Status peserta BPJS Kesehatan, dikelompokan menjadi tiga, yaitu Peserta BPJS Mandiri, Pekerja Penerima Upah/Karyawan  dan PBI (Penerima Bantuan Iuran).

Peserta BPJS Kesehatan PBI iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah, terdaftar di perawatan kelas III dan fakesnya Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal Anda. Bagaimana jika ingin pindah kepesertaan Mandiri atau Pekerja Penerima Upah ke PBI BPJS Kesehatan?

Kantor BPJS Kesehatan

Jika Anda sudah tidak sanggup lagi membayar iuran atau mungkin karena sudah kena PHK bagi pekerja, dan ingin pindah kepesertaan menjadi PBI BPJS Kesehatan, persyaratan atau dokumen yang harus dilengkapi adalah:
  • Kartu Keluarga dan KTP Seluruh Anggota Keluarga
  • Surat Keterangan tidak mampu dari Kelurahan    
  • Surat Pengantar Puskesmas
  • Kartu Peserta BPJS Kesehatan 
  • Packlaring Kerja
  • Bukti pembayaran atau pelunasan penunggakan bagi yang punya tunggakan.
  • Pas photo 3×4

Selanjutnya silakan datang ke kantor BPJS Kesehatan di kota Anda. Semoga saja petugas atau customer service bisa membantunya.

Tapi kalau di Jakarta lebih sederhana lagi prosedurnya. Yang penting punya KTP dan Kartu Keluarga berdomisi Jakarta, melunasi tunggakan iuran bulanan bagi yang punya tunggakan, menyertakan packlaring bagi karyawan yang kena PHK. Nanti petugas Puskesmas akan membantunya. Dalam waktu kurang lebih sebulan, kartu BPJS Kesehatan Anda sudah jadi dan bisa digunakan untuk berobat.

Petugas Puskesmas

Karyawan BPJS Kesehatan

Itulah hasil rangkuman obrolan dengan customer servive BPJS Kesehatan dan petugas Puskesmas yang saya temui. Saya pun sempat heran, kenapa tiap daerah punya kebijakan atau peraturan yang berbeda-beda. Seharusnya lewat Puskesmas cukuplah, tidak harus ini dan itu, apalagi harus lapor ke dinas sosial. Sedangkan ansuransi kesehatan itu kini sudah menjadi kebutuhan dasar dan hak setiap warga Indonesia.

Bagi yang belum punya/menjadi peserta BPJS Kesehatan, segeralah daftar. Dan daftarkan seluruh anggota keluarga Anda. Dengan begitu, saat menerima nikmat sakit, tidak perlu lagi pening kepala memikirkan biaya. Cukup sekian, semoga artikel ini bermanfaat. Saya doakan, pembaca setia blog ini sehat terus dan dilimpahkan rezekinya. Sukses terus!

Related Posts

9 komentar

Usually, I never comment on blogs but your article is so convincing that I never stop myself to say something about it. You’re doing a great job Man. Best article I have ever read

Keep it up! from http://halloweendayusa2018.com/

Yang saya tahu, kalau kita menggunakan PBI, maka ketika dirawat di rumah sakit, yang bersangkutan tidak bisa minta pindah kelas perawatan, Mas.

Betul itu, tapi perawatannya tetap sama mutunya.

Belum ngerti sampe skrg karena seluruhnya BPJS ku diurus dan ditanggung kakak ku wkwkw

Hooo berarti bisa juga pindah begitu ya mas, biar nggak berat.
Keren jugaa

Sepertinya saya juga harus segera mendaftar BPJS kesehatan, pasalnya sampai sekarang saya belum punya. semoga syarat dan ketentuan di kota saya mirip atau sama persis seperti diatas..hihi

Mengenai perawatan di kelas yang setara dengan pengguna PBI, saya sudah merasakan kualitasnya. Soalnya saya pernah dapat kelas perawatan yang tidak sesuai. Tapi, tetap saja ada kelebihan dan kekurangannya. Apalagi bagi pasien yang butuh privasi.

Di kantor memang ada PBJS tapi buat tenaga kerja ... jadi bulat tekad mendaftar BPJS Kesehatan. Thanks, anyway.

Nah tu dia, kenapa beda aturan tiap daerah? Aneh ya. Berarti tidak semua orang bisa pindah ke BPI ya. Hanya untuk yang berkondisi "khusus", jadi jangan memanfaatkan 😁

Terimakasih atas kunjungannya
Jangan lupa untuk memberikan komentar

 
Back To Top