Djangkaru Bumi

Catatan dan gagasan tentang kehidupan, bisnis, jaringan sosial, budaya, wisata, kuliner dan komunitas

Karya Seni Academy Recycle di Terminal Pulo Gebang

Pasang Iklan
Academy Recycle

Kualitas kesabaran, antara orang yang kerjanya didepan komputer dengan orang yang dijalan itu berbeda. Tantangannya pun juga berbeda. Orang yang kerjanya didepan laptop sesekali bisa sambil minum kopi. Nah, kalau orang yang kerjanya sering di jalan-raya? Asap kenalpot menu utamanya. Panas terik matahari menjadi teman setianya.

Maka dari itu, saya sekarang lebih suka jalan-jalan, mencari tantangan, mencari suasana dan hal-hal baru. Menguji tingkat kesabaran, saat menghadapi kemacetan lalu-lintas. Seberapa saya tertib dalam berkendara. Seberapa saya perduli dengan sesama. Dan seberapa saya sopan dalam bertutur-kata. Adakah kata ucapan cacian-maki dan sumpah serapah saat ada rintangan di jalan ?

Academy Recycle

Nah, saat jalan-jalan tanpa arah itulah saya menemukan gerai atau kios Academy Recycle. Sebenarnya saya sendiri bingung dengan nama gerainya, terlalu kebarat-baratan. Tapi pandangan mata saya lebih terfocus atau lebih tertarik dengan isi di gerai tersebut. Karya seni lukisan begitu indah sekali. Sungguh menakjubkan.

Academy Recycle

Recycle yang mempunya makna daur ulang. Ya, lukisan di gerai Academy Recycle memanfaatkan dari bahan bekas, khususnya dari bahan styrofoam atau yang lebih terkenalnya dengan sebutan gabus. Di negara kita, penggunaan styrofoam begitu meningkatnya, karena sangat praktis untuk tempat makanan. Sekali pakai langsung dibuang. Perlu diingat, bahan sampah styrofoam sulit terurai seperti halnya dengan sampah plastik. Dan ini menjadi permasalah di kota-kota besar.

Academy Recycle

Saya pun sempat berbincang-bincang lama dengan pemilik gerai Academy Recycle yaitu Bapak Surani. Lagak saya pun mirip wartawan, bertanya ini dan itu. Sangat detail sekali saya dalam mewancarainya. Untung sekali Bapak Surani itu orangnya ramah. Tidak merasa tertanggu dengan polah saya. Bahkan saya diijinkan untuk memotret dari segala penjuru. Dan saya juga dipersilahkan untuk mengabadikan lewat video.


Begitu hebatnya Bapak Surani bukan? Dari hal yang tidak beguna lebih tepatnya sampah styrofoam menjadi sebuah karya seni yang bernilai tinggi. Disulapnya menjadi lukisan yang sangat berharga. Sudah banyak petinggi negeri yang memesan untuk dilukisnya, bahkan ada juga dari mancanegara. Sungguh luar biasa tenarnya.

Bapak Surani juga membuka pelatihan pemanfaatan daur ulang srtyrofoam. Bagi yang ingin belajar melukis atau yang ingin mengundangnya sebagai nara sumber, silahkan hubungi nomor telephone : 0851-0211-7784. Karena Bapak Surani sudah terbiasa diundang ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembekalan bagi siswa/murid. Alamat Academy Recycle di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Lantai LG, No 9-10, RT.11/RW.3, Pulo Gebang, Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia. Kode Pos 13950.

Pasang Iklan
Iklan

17 komentar

Sungguh keren hasil daur ulangnya mas.

karya dan kreatifitasnya sungguh luar biasa mas

memang kreatifitas gak ada matinya ya mas bumi. barang bekas aja bisa menjadi suatu karya menarik dan mempunyai nilai ekonomi. ini suatu bentuk mengasah diri menjadi orang yang menghargai waktu untuk dijadikan suatu yang bermanfaat. selamat dan sukses terus buat gerai academy recycle dan buat mas bumi juga. keep spirits and do the best.

diluar kebiasaan bung fajrin dan itu jempol sekali untuk diapresiasi

Karya seni yang ruarrr biasah ini bang....

ASELI...


Bisa bagus seperti itu yak?
:)

Kalau di rumahku, "setereopom" buat dibakar ajah ...
:(

wah hebat banget bisa dawur ulang gabus. daripada jadi sampah di sungai. kreatif banget luar biasa. karyanya bagus bagus

sangat cocok kalo begitu

Seandainya saya disuruh untuk membuatnya maka kemungkinan besar satu tahun akan siap

Alamat gerainya Deket tuh sama rumah saya. Mampir ah...

Kreatifitas memang tidak pernah ada batasnya
selama kita mampu berinovasi dari sampah menjadi mahakarya

kece bang djangkaru, karya seni yg penuh estetika.. saya naksir lukisannya..

kalo menurutku org yg kerja di indoor itu mudah setres tapi kalo kerjanya di outdoor bisa lihat suasana yg jauh termasuk bisa lihata cewek jugaa. ya, karena kita hidup di dua dunia kerja, mas,

Gilee!! Sebuah karya yang menarik meski hanya di terminal tetapi karya seni itu mempunyai harga yang luar biasa..Tetapi bagi yang hobi karya seni mungkin tidak masalah yaa!!..

Salut buat bapak Surani, semoga langkah beliau bisa ditiru oleh para kaum muda untuk lebih kreatif dalam menciptakan karya-karya seni bernilai jual tinggi...

Serius itu diterminal pulo gebang? Padahal sdh dua kali kesana, tapi gak pernh liat.. Keren bngt mah itu hasil karyanya 😁

Wah keren nih pemanfaatan limbah menjadi karya seni yang bernilai. Terima kasih ya bapak Surani kreativitasnya telah mengurangi limbah di Jakarta bahkan disulap menjadi sesuatu yang indah dan dapat kita nikmati keindahannya.

Terimakasih atas kunjungannya.

IBX59AAC28D63346
  0818 0633 2020
  Copyright © 2011- - Powered by Blogger
Back To Top