Kebakaran tragis yang terjadi pada Rabu, 19 Oktober 2022 sore itu bermula dari pengerjaan perbaikan dan renovasi pada bagian kubah masjid. Saat proses pengelasan dan pelapisan membran kerap air berlangsung, percikan api menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar. Api cepat membesar ditiup angin kencang hingga menghanguskan seluruh konstruksi kubah. Hanya dalam hitungan jam, struktur kubah raksasa tersebut roboh dan jatuh menimpa lantai utama ruang shalat.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerusakan pada struktur utama bangunan sangat parah. Hingga saat ini, area utama di bawah bekas kubah masih dibatasi untuk alasan keamanan, sementara aktivitas ibadah masyarakat dialihkan ke area hall penunjang ibadah.
Sejarah Singkat Jakarta Islamic Centre
Keberadaan Jakarta Islamic Centre memiliki nilai sejarah dan transformasi sosial yang sangat kuat bagi warga ibu kota:
- Eks Lokalisasi Kramat Tunggak: Sebelum berdiri masjid megah, lahan seluas sekitar 10,9 hektar ini merupakan kawasan Resosialisasi Kramat Tunggak, sebuah pusat lokalisasi terbesar di Jakarta yang beroperasi sejak tahun 1970-an.
- Inisiasi dan Penutupan: Pada akhir 1990an, Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sutiyoso, mengambil langkah berani untuk menutup total tempat perzinahan tersebut pada 31 Desember 1999.
- Pembangunan Pusat Peradaban Islam: Atas usulan masyarakat, tokoh agama, dan kajian akademis, Pemprov DKI merancang kawasan tersebut menjadi pusat peradaban dan kajian Islam. Pembangunan dimulai pada 2021 dan dirancang oleh arsitek Ir. Ahmad Nu'man.
- Resmi Beroperasi: Kompleks Jakarta Islamic Centre resmi dibuka pada 4 Maret 2003, berfungsi tidak hanya sebagai tempat ibadah (masjid), tetapi juga pusat pendidikan, kajian bisnis syariah, serta kegiatan sosial-budaya Islam.
Masyarakat dan jemaah berharap pemerintah daerah segera merealisasikan proyek perbaikan dan rekonstruksi total, agar Masjid Raya Islamic Centre dapat kembali berdiri megah dan melayani jemaah secara maksimal seperti sedia kala.
Keberadaan bangunan yang direnovasi dan difungsikan secara penuh sangat krusial, mengingat peran strategis masjid ini yang tidak hanya sebagai ikon Jakarta Utara, melainkan juga wadah utama pemersatu umat dalam pembinaan karakter Islami dan penggerak roda ekonomi syariah masyarakat sekitar.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar