Wahana kreatif ini berhasil menyulap wajah kali BKT menjadi lebih ceria dan ramah keluarga. Bentuknya yang unik, menyerupai kuda yang menarik pedati atau kereta kencana di atas air, langsung mencuri perhatian, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Dari Sampah Menjadi Berkah Wisata Lokal
Ide memanfaatkan botol bekas ini berawal dari inisiatif warga dan komunitas peduli lingkungan setempat. Mereka ingin mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan hiburan murah meriah bagi masyarakat.
Ratusan botol plastik bekas dirangkai sedemikian rupa dengan rangka besi danbkauu ringan agar bisa mengapung dengan stabil dan aman di permukaan air. Kreativitas ini terbukti berhasil, kuda pedati air tersebut tampak kokoh dan mampu membawa penumpang menyusuri area tenang di sekitar pintu air.
"Awalnya penasaran lihat di media sosial. Pas datang ke sini ternyata seru banget. Kreatif banget uang bikin, botol bekas bisa jadi mainan keren begini," ujar Fatimah (30), salah satu pengunjung asal Klender yang datang bersama anak saat mengikuti Car Free Day Malakasari.
Berburu Foto Selfie dan Menikmati Keseruan Car Free Day (CFD)
Selain menawarkan sensansi mengapung di sore hari, wahana kuda pedati botol bekas ini juga menjadi magnet baru saat momen Car Free Day (CFD) yang digelar sepanjang jalan BKT Malakasari setiap akhir pekan. Warga yang sedang berolahraga pagi atau sekadar jalan santai kini punya agenda wajib, berburu foto unik dan selfie di atas wahana air kreatif ini.
Dengan latar belakang aliran air BKT yang bersih dan rimbunnya pepohonan di sepanjang jalur CFD, foto yang dihasilkan tampak sangat instagramable dan estetis untuk dipajang di media sosial. Yang lebih menariknya lagi, gratis. Yang penting, pengunjung diharapkan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Kehadiran wahana baru di momen CFD ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai atau kali. Jika sungai dan jalanan bersih, ruang publik seperti BKT Malakasari bisa bertransformasi menjadi destinasi wisata edukatif, sehat, dan ekonomis yang membanggakan bagi warga Jakarta Timur.







pertamax. HAHAHHAHA. Lama saya nda mampir ke blog ini. Mungkin ada kali ya 7 tahun
BalasHapuswaaaaah baguuuuus pula hasilnya.... beneran kliatan kayak kuda... ga kayak hasil karya siapalah duluuuu, niat mau bikin tugu ikan pesut, malah kayak tali pinggang lepas ujungnya wkwkwkwkwkwk
BalasHapusemang kreatif nih yg buat kuda pakai botol plastik ...
Tugu ikan perut? Di mana itu ya
Hapus