Payroll Outsourcing, Langkah Perbaikan Sistem Penggajian

Payroll Outsourcing

Teknis pemberian gaji dalam perusahaan akan membutuhkan banyak tenaga payroll staff. Untuk beberapa perusahaan, tugas HRD akan dibagi setiap orang akan mendapat fokus satu bidang, diantaranya adalah bagian assesment, perekrutan, absensi dan lain sebagainya. Namun, tidak sedikit pula perusahaan yang menjadikan HRD sebagai staff yang dapat mengurus semua hal yang telah disebutkan. Dengan begitu banyak hal yang harus diperhatikan apakah kerja HRD dapat  maksimal?

Masalah yang berhubungan dengan karyawan akan sangat diperhatikan oleh pemilik perusahaan, dimana mulai kinerja hingga pemberian gaji. Jika pemberian gaji yang diberikan maka staff payroll akan terkena dampak dari karyawan, jika lebih maka karyawan akan sukarela menerima, namun staff payroll akan tertekan dengan kesalahannya jika terdeteksi oleh atasannya.

Dari alasan diatas, sebagai karyawan tidak ada salahnya menunjukkan beberapa faktor pendukung untuk merekomendasikan pergantian sistem payroll manual HRD menjadi Payroll Outsourching ke perusahaan. Berikut beberapa alasan yang akan membantu :
  1. Waktu banyak yang terbuang 
  2. Dalam prosesnya, payroll dalam perusahaan akan memakan banyak waktu. Sehingga waktu yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan hal yang lain akan terbuang untuk berurusan dengan gaji karyawan yang sangat mungkin akan terjadi beberapa kesalahan tanpa review ulang, atau mungkin berulang-ulang. Apabila perusahaan berfokus pada perkembangan perusahaan maka, sudah saatnya sistem berganti ke payroll outsourcing.

  3. Fokus perusahaan salah sasaran 
  4. Sudah disinggung pada point sebelumnya,  jika perusahaan menginginkan perkembangan yang signifikan maka perusahaan harus dapat memaksimalkan karyawan HRD yang ada untuk memperbaiki sistem pemasaran, pengembangan produk, atau hal lain yang lebih penting dibanding sibuk memikirkan masalah pembagian gaji dengan kebutuhan sumberdaya manusia yang banyak.

  5. Payroll system yang bermasalah 
  6. Adanya permasalahan payroll dalam perusahaan seperti rumitnya proses, adanya kesalahan yang akan sulit di deteksi hingga kecurangan merupakan faktor utama untuk mengganti sistem payroll yang saat ini dilakukan di perusahaan. Karena dengan banyaknya human error disengaja ataupun tidak, perusahaan akan lebih merugi dengan hal hal yang seharusnya dapat dijadikan sebagai profit perusahaan. Mulai profit berupa pengurangan cost hingga kinerja karyawan yang seharusnya menjadi aset perusahaan tetapi berbalik menjadi ancaman.

  7. Optimalisasi yang kurang dari adanya payroll consultant
  8. Adanya konsultan payroll di dalam perusahaan terkadang masih menyebabkan adanya salah pertimbangan dalam pembagian gaji yang baik, sehingga akan sangat merugikan bagi karyawan dan perusahaan. Karyawan dengan kinerja baik akan melepaskan diri dari perusahaan karena menganggap kinerjanya tidak mendapat apresiasi. Sedangkan perusahaan akan kehilangan karyawan dengan kinerja yang baik.

Beberapa alasan yang dapat mendukung pergantian sistem sudah selesai dibahas. Semoga dengan adanya saran-saran di atas dapat memperbaiki sistem perusahaan yang rumit menjadi perusahaan yang lebih efektif serta efisien dalam proses payroll. Manfaatkan Payroll outsourcing dari LinovHR yang telah terbukti dapat meningkatkan produktivitas dan efektivitas kinerja perusahaan, tanpa perlu terlibat kerumitan proses penggajian. Hubungi tim sales LinovHR lewat sini -> https://www.linovhr.com/

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Back To Top