🤝DONASI

Kata Ketua RT Gen Z Soal HBKB Plumpang-Semper: "BukaWalin Cuma Tutup Jalan, Perputaran Ekonomi Bisa Miliaran!"

Kata Ketua RT Gen Z Soal HBKB Plumpang-Semper: "Bukan Cuma Tutup Jalan, Perputaran Ekonomi Bisa Miliaran!"

JAKARTA UTARA – Koridor Plumpang-Semper, Koja, Jakarta Utara, berubah menjadi lautan manusia saat digelarnya kembali kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Ribuan warga tampak antusias memadati area ini sejak pagi hari untuk berolahraga, menikmati beragam sajian kuliner lokal, hingga bersilaturahmi. Suasana meriah ini turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, S.STP., M.Si., yang turun menyapa warga serta meninjau aktivitas pergerakan ekonomi di sepanjang lokasi acara.

Rangkaian kegiatan HBKB Plumpang-Semper ini diawali dengan senam bersama yang diikuti penuh semangat oleh warga sebelum prosesi pembukaan resmi oleh Wali Kota. Kehadiran Wali Kota Jakarta Utara di tengah-tengah warga juga memberikan dorongan semangat tersendiri bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Sejak area jalan ditutup untuk kendaraan bermotor, deretan tenda pedagang langsung diserbu pengunjung yang antusias berbelanja produk kreatif hingga kuliner lokal.

Wali Kota Jakarta Utara mengapresiasi tinggi konsistensi pelaksanaan HBKB yang tidak hanya berfocus pada ruang terbuka hijau,  tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan secara nyata. Menurutnya, momentum kumpul warga ini harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk saling berinteraksi positif sekaligus menopang pendapatan keluarga di wilayah Jakarta Utara. 

Kata Ketua RT Gen Z Soal HBKB Plumpang-Semper: "Bukan Cuma Tutup Jalan, Perputaran Ekonomi Bisa Miliaran!"
Wali Kota Jakarta Utara 

Kata Ketua RT Gen Z Soal HBKB Plumpang-Semper: "Bukan Cuma Tutup Jalan, Perputaran Ekonomi Bisa Miliaran!"

Kata Ketua RT Gen Z Soal HBKB Plumpang-Semper: "Bukan Cuma Tutup Jalan, Perputaran Ekonomi Bisa Miliaran!"

Wali Kota Jakarta Utara menyampaikan bahwa prioritas utama dari HBKB adalah mempererat hubungan kemasyarakatan di samping membuka keran rezeki bagi ratusan UMKM. "Dengan adanya kegiatan ini (HBKB Plumpang-Semper), yang paling utama adalah ajang silaturahmi, kemudian yang kedua adalah ajang untuk meningkatkan daya ekonomi kita. Ada 400 lebih UMKM yang ada di sepanjang jalan ini. Karena itu, kami akan mendorong pemberdayaan usaha UMKM dan penguatan ekonomi masyarakat, serta memberikan ruang dan akses pasar yang lebih luas," ujar Wali Kota saat memberikan sambutannya. 

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara bertekad akan terus memfasilitasi kebutuhan para pelaku usaha mikro agar dapat naik kelas melalui pendampingan dan kemudahan akses pemasaran. Melalui HBKB ini, daya beli masyarakat terbukti meningkat karena lokasi yang strategis dan aksesibilitas yang mudah dijangkau oleh warga lintas Kecamatan. 

Kata Ketua RT Gen Z Soal HBKB Plumpang-Semper: "Bukan Cuma Tutup Jalan, Perputaran Ekonomi Bisa Miliaran!"

Kata Ketua RT Gen Z Soal HBKB Plumpang-Semper: "Bukan Cuma Tutup Jalan, Perputaran Ekonomi Bisa Miliaran!"
Ketua RT Termuda Di Koja

Kemeriahan acara ini turut mencerminkan semangat kolaborasi antargenerasi di tingkat warga. Kehadiran ruang publik tanpa polusi kendaraan ini dinilai sukses menghidupkan kembali kehangatan antartetangga, salah satunya dimotori oleh kelangan pemuda energik. 

Hal tersebut dirasakan langsung oleh Ketua RT 07/RW 08, Kelurahan Koja, Sedang Arya Maulana. Sebagai figur ketua lingkungan dari kalangan anak muda atau yang kerap disapa sebagai representasi "RT Gen Z" (Ketua RT Termuda). Sadan menyampaikan pandangan mengenai dampak besar kegiatan ini bagi warga sekitar. "HBKB ini bukan cuma acara menutup jalan raya saja, tetapi juga bisa mensupport UMKM, memberikan hiburan warga, dan jadi ajang silaturahmi antar keluarga Jakarta Utara. Perputaran ekonominya, kelihatannya bisa mencapai miliaran rupiah," ujar Sadan dengan penuh optimis. 

Tak hanya menjadi penggerak ekonomi dan hiburan rakyat,  HBKB Plumpang-Semper kali ini juga diwarnai aksi kepedulian sosial berupa penyerahan bantuan kursi roda bagi warga yang membutuhkan. Lewat rangkaian kegiatan yang inklusif ini, HBKB diharapkan terus konsisten menjadi wadah yang tidak hanya menyehatkan dan memutar roda ekonomi, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan warga Jakarta Utara. 

Berita Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memuat berita...
BUDAYA
Memuat berita...
 
Back To Top