Insiden kebakaran ini dilaporkan terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 14.30 WIB. Kobaran api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar, membakar bangunan rumah kontrakan di kawasan tersebut sehingga menyebarkan kepulan asap tebal yang menggegerkan warga sekitar.
Berdasarkan dugaan sementara, titik awal api dirimu oleh adanya korsleting listrik. Gangguan arus pendek listrik tersebut ditengarai berasal dari area perangkat mesin pendingin atau kulkas yang berada di salah satu unit rumah kontrakan.
Peristiwa ini menelan korban jiwa seorang anak berusia 7 tahun yang tidak sempat menyelamatkan diri. Korban menghembuskan napas terakhir setelah terjebak di dalam bangunan saat sedang tertidur pulas ketika kobaran api mulai membakar rumahnya pada sore hari itu.
Selain korban tewas, musibah ini juga mengakibatkan sang kakak mengalami luka bakar yang cukup serius. Korban luka langsung dievakuasi oleh warga dan petugas medis ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan darurat secara intensif.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi pada Jumat sore segera berjibaku melokalisasi kobaran api di tengah gang yang sempit. Berkat respon cepat petugas dan bantuan warga, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet lebih luas ke pemukiman warga sekitar.
Pasca kejadian pada Jumat sore tersebut, lokasi kebakaran telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Tampak sisa-sisa reruntuhan bangunan dan barang-barang milik warga yang telah hangus terbakar menjadi arang.
Sebagai bentuk kepedulian awal terhadap para korban yang terdampak, pihak kelurahan setempat langsung turun ke lapangan. Pihak kelurahan memberikan bantuan tanggap darurat berupa makanan ringan serta bantuan logistik awal untuk meredakan duka para korban musibah tersebut.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar