Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Suku Dinas Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Timur yaitu ,Ibu Sari. Dalam pembukaan tersebut, hadir didampingi Wakil Camat Cakung Bapak Sigit Darmanto, Sekel Rawa Terate Ibu Indri, serta tokoh masyarakat lokal yang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian nilai-nilai lokal.
Dukungan penuh dari pimpinan lingkungan setempat tercermin dari hadirnya seluruh pengurus wilayah, mulai dari Ketua RT 01 hingga RT 16 di lingkungan RW 04. Kehadiran para pimpinan rukun tetangga ini memperlihatkan solidaritas antar-warga dalam mensukseskan kegiatan kebudayaan yang bertumpu pada kebersamaan.
Perhelatan tahun ini terasa semakin istimewa karena diselenggarakan bertepatan dengan momen Hari jadi ke-8 Sanggar Silat Betawi Pukul Kembang. Perayaan ulang tahun wadah seni bela diri tradisional tersebut menjadi magnet utama yang memperkuat aura kebudayaan lokal sepanjang perhelatan.
Dedy, yang mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua RT 07, menyampaikan bahwa perpaduan antara peringatan ulang tahun sanggar silat dan festival wilayah dirancang untuk merekatkan silaturahmi. Menurutnya, pendekatan budaya yang interaktif merupakan cara paling efektif dalam menanamkan rasa bangga terhadap identitas Betawi kepada anak-anak muda.
![]() |
| Ketua RW 04 |
Suasana di lokasi acara dipenuhi keceriaan warga yang antusias menjajal beragam permainan tradisional masa lalu. Gelak tawa anak-anak meramaikan area permainan saat mereka mencoba adu ketangkasan bermain ketapel, memutar gangsing kayu, melompati petak engklek, hingga mengadu kelereng bersama teman sebaya.
Tidak hanya berdampak pada aspek sosial dan edukasi, kehadiran festival ini turut memberikan angin segar bagi roda perekonomian warga sekitar. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan bermacam ragam kuliner khas serta kerajinan tangan Betawi mengaku meraup peningkatan omzet yang signifikan selama gelaran berlangsung.
Ketua RW 04, Ady Setiawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh panitia dan partisipasi aktif warga. Ia mengaku sangat bangga dan merasa terhormat karena wilayah RW 04 dipercaya menjadi pusat kemeriahan festival yang tidak hanya menghibur, tetapi juga berhasil menggerakkan ekonomi dan menjaga Kebudayaan lokal tetap hidup.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar