Berdasarkan pantauan di lokasi, area hijau yang seharusnya memberikan kerindangan dan kesegaran bagi warga sekitar kini nampak gersang. Kurangnya vegetasi pelindung dan perawatan tanaman membuat suasana di dalam taman terasa gersang dan kurang nyaman digunakan untuk beraktivitas, terutama pada siang hari.
Kondisi memprihatinkan juga terlihat jelas pada fasilitas bermain anak (playground). Beberapa sarana bermain, salah satunya wahana kuda pegas, terpantau sudah ada yang hilang dan mengalami kerusakan parah. Hal ini tentu mengurangi fungsi utama taman sebagai ruang bermain yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak di lingkungan setempat.
Tak hanya itu, penurunan aspek estetika juga terlihat pada identitas fisik taman. Papan nama utama bertuliskan "RPTRA Pool Asri" yang berada di bagian depan pembatas taman mengalami penurunan kualitas. Papan nama yang dulunya berdiri megah menggunakan huruf timbul 3D, kini kondisinya telah berubah dan hanya diganti menggunakan tulisan cat biasa yang terkesan seadanya.
Warga dan pengunjung berharap pihak pengelola maupun instansi terkait dari Pemprov DKI Jakarta dapat segera melakukan pembenahan. Revitalisasi tanaman, perbaikan berkala pada alat permainan anak yang rusak, serta perbaikan estetika papan nama dinilai sangat mendesak agar RPTRA Pool Asri dapat kembali menjadi ruang publik terpadu yang ramah, asri dan aman bagi anak-anak serta warga sekitar.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar