🤝DONASI

Manis Gurih Jakarta Festival Sukapura: Menikmati Legenda 18 Tahun Kerak Telor Bang Ade

Kerak Telor Betawi Bang Ade

JAKARTA UTARA - Kemeriahan Jakarta Festival Sukapura yang diselenggarakan pada tanggal 11-12 Juli 2026 baru saja usai, namun menyisakan kenangan manis bagi para pemburu kuliner. Festival tahunan ini tidak hanya memanjakan mata pengunjung dengan berbagai pertunjukan seni budaya, tetapi juga menjadi surga kuliner tradisional yang memikat lidah. Di antara puluhan stan makanan yang berjejer rapi, aroma harum khas kuliner Betawi berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung yang memadati area festival. 

Salah satu magnet utama di area kuliner tersebut adalah stan Kerak Telor Bang Ade. Pria asli Betawi ini bukanlah sosok baru dalam dunia kuliner tradisional, melainkan seorang legenda lokal yang telah setia menekuni usaha pembuatan kerak telor selama 18 tahun. Konsisten rasa yang terus dipertahankan dari generasi ke generasi membuat stannya selalu dikerumuni antrean panjang pembeli yang penasaran maupun pelanggan setianya. 

Bagi masyarakat yang tidak sempat mencicipinya di festival kemarin, tidak perlu khawatir akan kehilangan kesempatan menikmati hidangan legendaris ini. Jika tidak sedang berpartisipasi dalam acara besar seperti Jakarta Festival Sukapura,  Bang Ade biasanya sehari-hari mangkal di kawasan Koja, tepatnya di Jalan Cendrawasih. Keberadaannya di lokasi tersebut sudah sangat familier bagi warga sekitar yang kerap menjadikannya sebagai camilan malam favorit. 

Kerak Telor Betawi Bang Ade

Kerak Telor Betawi Bang Ade

Keistimewaan dari Kerak Telor Bang Ade terletak pada fleksibilitas menu yang ditawarkan kepada para pembeli. Ia menyediakan dua varian utama yang sama-sama menggugah selera, yaitu kerak telor ayam dan kerak telor bebek. Varian telur bebek menjadi yang paling laris karena memberikan cita rasa yang jauh lebih gurih serta menghasilkan tekstur kerak yang lebih tebal dan mantap saat disantap. 

Kelezatan yang konsisten selama hampir dua dekade ini tentu tidak hadir begitu saja tanpa resep yang terjaga. Bang Ade sangat menjaga keaslian rasa kerak telornya dengan hanya menggunakan bahan-bahan pilihan berkualitas tinggi. Setiap porsi yang disajikan dibuat dengan takaran yang pas untuk memastikan sensansi rasa gurih, manis, dab asin berpadu dengan sempurna di lidah pelanggan. 

Kerak Telor Betawi Bang Ade

Kerak Telor Betawi Bang Ade

Bahan utama yang wajib ada dalam racikan ini adalah beras ketan putih pilihan yang telah direndam air terlebih dahulu agar menghasilkan tekstur yang lembut namun tetap renyah saat dimasak. Beras ketan ini kemudian dipadukan dengan telur ayam atau telur bebek segar sesuai dengan selera pembeli. Proses memasak di atas wajan cekung tanpa minyak membuat bahan-bahan ini menyatu sempurna dengan aroma khas yang menggugah selera. 

Tidak kalah penting, kekuatan rasa kerak telor ini disempurnakan oleh bumbu halus khusus yang terdiri dari udang kering atau ebi yang disangrai, kencur, jahe, merica, dan garam. Sebagai sentuhan akhir yang wajib, setiap porsi kerak telor akan ditaburi dengan serundeng kelapa kaya akan rempah gurih serta bawang goreng melimpah yang renyah. Perpaduan bumbu dan taburan inilah yang memberikan ledakan rasa autentik khas Betawi pada setiap gigitan. 

Kehadiran kuliner legendaris seperti Kerak Telor Bang Ade di Jakarta Festival Sukapura, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, membuktikan bahwa makanan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat modern. Festival ini menjadi bukti nyata, bahwa pelestarian budaya lewat kuliner sangat diminati oleh berbagai generasi. Bagi Anda yang rindu dengan kelezatan autentik ini setelah festival berakhir, langsung saja kunjungi tempat mangkal harian Bang Ade di Jalan Cendrawasih, Koja, Jakarta Utara. 

Berita Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memuat berita...
BUDAYA
Memuat berita...
 
Back To Top