Dikasih Duit Oleh Sopir Truk Sejahtera Mandiri, Mobil Pengakut Alat Berat Kontraktor

Truk Sejahtera Mandiri

Kerjaan saya itu dolan dan keluyuran. Bercelana pendek dan kaos oblong, keliling kampung. Demi mencari berita yang sekiranya layak untuk dijual. Berjepret ria yang nantinya dishare ke google. Entah itu di peta lokasi google, local guide. Atau untuk bahan cerita di blog ini. Tidak hanya itu saja, saya juga mencari konten video yang nanti diunggah di youtube. Jadi Youtuber dan Blogger itu sungguh rempong.

Aduh pengalaman menjadi blogger berkaos oblong dan celana pendek itu sungguh luar biasa. Karena orang tidak atau kurang paham apa itu kerjaan seorang blogger. Saat memotret kadang dilarang atau disenyum sinisin. Dianggap orang yang kurang kerjaan. Yang lebih parahnya lagi, dicurigain. Dikiranya akan melakukan hal-hal aneh. Ya seperti itulah nasib Blogger dengan idiom "Tukang Photo bukan Photographer". Jadi jangan dikira, untuk mendapatkan photo demi menghias artikel ini saya mendapatkan dengan mudah. Harus bersusah payah.

Belum lagi saya yang merangkap menjadi Youtuber. Demi mendapatkan konten video, kadang harus berkeliling pula. Kalau saat punya duit, enak dan tak perlu pusing, cari konten video kulineran atau wisata. Jika saat kantong kering? Wow rasanya sangat amazing sekali. Harus pandai memeras otak, agar mendapatkan video gratisan, salah satunya kejadian di jalan raya. Atau ditempat keramaian.

Bocah Lagi Mandi

Eh saya punya cerita. Saat lagi kebingungan mencari konten video. Saya harus mondar-mandir berkendara. Ya bingung mencari konten gratisan gitu. Cuaca sangat terik pula,saat itu sekirat jam satuan. Lumayan terik, kepala sampai ikut kepanasan. Dan mata juga berkunang-kunang karena tak tahan dengan silaunya sinar matahari. 

Sebenarnya saya melirik warung nasi bebek, ingin membuat konten kulineran. Tapi ya itu ingat isi dompet yang tiris. Saya berpikir ulang. Takut nanti kurang gitulah. Tau kagak, saya sudah mondar-mandir di depan warung bebek itu sekitar tiga kali. Antar ingin meliput dan tidaknya. Walau sebenarnya ini warung bebek adalah warung langganan saya. Warung yang sering saya kunjungi. Ya karana memang rasanya enak. Bumbunya sangat mantap jiwa. Warung bebek Madura.

Ya sudalah. Saya pulang saja, daripada nanti duit kurang dan jadi malu. Lebih baik tak perlu jajan hanya demi konten video. E eh, saat mau menyalakan motor dan siap berjalan, ada sopir truk yang menanyakan alamat. Sopir truk pengangkut alat berat kontraktor proyek kesasar. Sebenarnya tidak kesasar, sesuai dengan arahan peta google map. Hanya saja, pintu masuk proyeknya bukan dari arah itu. Harus melewati arah lain.

Sang sopir pun minta diantarkan ke gerbang pintu proyek. Ngojek gitulah. Saya pun siap mengantarkannya, kebetulan juga tak ada kegiatan. E e eh tidak disangka, saya dikasih upah 50ribu. Tergolong gede banget, karena jaraknya tidak seberapa jauhnya. Hanya memakan beberapa menit saja. Sang sopir memaksa saya untuk menerimanya, ya apa boleh buat. Duit tersebut saya kantongi, sambil mengucapkan terimakasih.

Lah dalah, ternyata diarea luar proyek ada anak-anak mandi di genangan air bekas galian. Air hujan yang tertampung dibekas galian proyek. Airnya berwarna coklat, tampak keruh sekali. Tapi herannya anak-anak tampak menikmati sekali. Wah ini mah bukan mandi air, tapi mandi lumpur, kata batin saya. Ya akhirnya saya jadikan konten buat video youtube.

Related Posts

11 komentar:

  1. Begitulah lika-liku untuk menuntaskan hobi menulis di blog sekaligus ngevlog kang. Pokoknya pikiran makin peka dengan hal-hal yang sederhana. Berarti jadi kulineran dong ya heeeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. kuliner, mainan anak kecil, segala macam masuk kalo dia hehe

      Hapus
  2. semangat mas djb memang patut diacungi jempol, blog n vlog nya jalan terus keren

    BalasHapus
  3. sama mas djang, aku ya kalau mau ngonten kadang rikuh pas mau njepret ijin fotonya

    tapi kalau ga segera dijepret bisa kehilangan moment

    jadi ngebayangi nasi bebeknya, kelihatan endeus walau ga ada fotonya

    BalasHapus
  4. Waah waktu kecil dulu kalo liat genangan air gitu emang pengennya langsung nyebur aja, kalo sekarang liatnya "wah kumah, wah penyakit," wkwk

    BalasHapus
  5. Kalau saya sih kebanyak membaca, hanya untuk mempernyaman tulisan saat dibaca yang susah alias tergantung kondisi. Sehingga untuk memperoleh konten yang lumayan menurut saya perlu cari ketenangan salah satunya kopi angkringan. Kwkwkw

    BalasHapus
  6. Rejeki orang baik ada aja. Niat cuma nolong orang nyasar malah dikasih duit.

    Jadi beli bebek goreng dong :)

    BalasHapus
  7. Mas nya leika lagi motret, terus dicurigain, mungkin dikira intel kalii oleh warga 😅

    BalasHapus
  8. Alhamdulillah.. rezeki tak terduga. Allah maha baik

    BalasHapus
  9. Hallo mas Bumi, blogger senior yang sangat konsisten. Lha ini mah do'a anak soleh mas. kebetulan yang tidak disengaja. Namun sangat membantu.

    Benar mas, untuk mendapatkan foto tidak mudah memang kadang harus berdarah - darah dan masyarakat pun sering curiga... ya itulah realita, namun tetap semnagat mas demi menghadirkan info yang akurat dan terpercaya, semanagat!

    BalasHapus
  10. Astagaaaa, kumerasa berdosa, saya kadang kalau pengen jepret tapi malu izin, saya pura-pura selfie dong, padahal motret yang di depan sono. wakakakakakak.

    Astagaaaaa, mau kabur rasanya :D

    tapi bener kata Mbul, kalau nggak difoto segera, kadang momen berlalu begitu saja, kalau sergep motret jadinya kita kek pengejar konten banget, padahal ya kadang juga manfaat banget buat pembaca :)

    BalasHapus

 
Back To Top