Hindari Berbagai Risiko dengan Memahami Kelebihan dan Kekurangan Pinjaman Dana Tunai Cepat Cair

Pinjaman Dana Tunai Cepat Cair

Setiap orang mempunyai kebutuhan finansial yang berbeda-beda. Ada yang bijak dalam mengelola keuangan, ada juga yang sangat konsumtif demi menopang gaya hidup di zaman sekarang. Terlebih, saat ini banyak munculnya lembaga keuangan yang mempermudah berbagai transaksi, termasuk pinjaman dana. Hal tersebut ternyata bisa membuat seseorang menjadi sulit untuk merasa cukup. Salah satu contoh produk yang sedang marak adalah pinjaman dana tunai cepat yang prosesnya bisa dibilang cukup mudah dan cepat. Meski begitu, Anda selaku nasabah juga harus mengetahui beberapa kekurangan dan kelebihan dari pinjaman dana tunai cepat, agar terhindar dari berbagai risiko keuangan.

Berbeda dengan orang yang sudah memiliki kecukupan dana untuk memenuhi kebutuhan utamanya, seperti kehidupan sehari-hari, pendidikan anak hingga kebutuhan darurat. Orang yang tidak berkecukupan pasti akan kelimpungan ketika dibebani dengan biaya-biaya tersebut. Jangankan untuk membiayai sekolah anak setiap semester, uang makan dalam sebulan saja rasanya sangat sulit.

Oleh sebab itu, munculnya layanan pinjaman dana tunai cepat saat ini, seakan-akan menjadi angin segar untuk mereka. Selain merasa lebih aman ketimbang pinjaman online, pinjaman dana tunai cepat juga bisa dilakukan tanpa atau dengan agunan. Selain itu, pinjaman dana tunai cepat biasanya dilakukan oleh bank, namun dengan syarat yang relatif mudah ketimbang produk kredit lainnya.

Nah, setiap bentuk kredit atau pinjaman tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Berikut rangkumannya:

Kekurangan
  1. Bunga yang relatif tinggi
  2. Hampir sama dengan pinjaman online, bunga yang dimiliki pinjaman dana tunai cepat juga relatif tinggi, begitupun jika dibandingkan dengan kredit dengan agunan. Sebelum Anda mengajukan pinjaman, ada baiknya Anda memperhitungkan dan mempertimbangkan bunga yang ditawarkan pihak bank. Pastikan Anda mampu untuk membayar cicilan per bulannya, karena pada proses pengajuan pinjaman dana tunai cepat tersebut tidak menggunakan jaminan.

  3. Memiliki Kartu Kredit
  4. Ketika Anda mengajukan pinjaman dana tunai cepat, biasanya Anda harus memiliki kartu kredit, sehingga hanya masyarakat pemilik kartu kredit saja yang bisa mengajukan pinjaman. Nah, syarat ini lah yang membuat beberapa orang gagal untuk mengajukan pinjaman dana tunai cepat.

    Tidak hanya itu, kepemilikan kartu kredit juga dilihat dari masa aktif yakni yang sudah aktif minimal satu tahun. Namun, bagi yang tidak memiliki kartu kredit, Anda harus menggunakan layanan payroll pada bank tersebut, dan sebagian besar masyarakat masih belum mengetahui tentang kekurangan pinjaman dana tunai cepat yang satu ini.

  5. Limit Kecil
  6. Karena produk pinjaman dana tunai cepat tidak memberikan persyaratan adanya jaminan, limit yang diberikan tergolong kecil. Berbeda ketika mengajukan kredit dengan agunan, karena limitnya bisa mencapai Rp 200 juta setiap satu kali kredit.

    Alasan pinjaman dana cepat memiliki limit yang kecil ialah karena tidak adanya jaminan yang bisa dijadikan tolok ukur nominal pinjaman, sedangkan pinjaman dengan agunan, limitnya bisa dihitung dari nilai agunan yang dijadikan jaminan oleh bank. Semakin besar nilai agunan yang diberikan, maka pihak bank juga akan memberikan pinjaman yang semakin besar juga.

  7. Tenor yang terbatas
  8. Pinjaman dana tunai cepat biasanya memiliki jangka waktu yang terbatas, sehingga bisa dipastikan cicilan yang harus ditanggung nasabah akan semakin besar. Namun, bagaimanapun jika dana pinjaman digunakan dengan sebaik mungkin akan memberikan manfaat yang besar bagi peminjam. Selain tujuannya dalam melakukan pinjaman, Anda juga harus memilih bank yang dipercaya, agar meminimalisasi risiko yang akan terjadi.

Kelebihan
  1. Syarat lebih mudah
  2. Salah satu keuntungan yang didapat dari melakukan pinjaman dana tunai cepat adalah syarat yang mudah ketimbang produk pinjaman lainnya, seperti pinjaman dana dengan agunan. Jika Anda mengajukan pinjaman dana dengan agunan, Anda diwajibkan melampirkan bukti kepemilikan dari agunan atau jaminan yang akan diberikan ke pihak bank, misalnya bukti surat-surat kendaraan atau sertifikat rumah.

    Pinjaman dana tunai cepat tidak membutuhkan konfirmasi kebenaran bukti jaminan, karena calon nasabah hanya perlu melampirkan dokumen yang diperlukan untuk kebutuhan administrasi. Seperti fotokopi KTP, KK, slip gaji, penggunaan kartu kredit bulan terakhir, hingga formulir yang wajib diisi dari website bank tujuan.

  3. Pencairan cepat
  4. Seperti namanya, pencairan pinjaman dana tunai cepat hanya membutuhkan waktu yang relatif cepat, ketimbang pinjaman dana dengan agunan, sehingga pinjaman dana tunai cepat sangat cocok bagi yang sedang membutuhkan dana darurat.

    Namun, waktu yang cepat tersebut juga dilihat dari bagaimana calon nasabah memenuhi syarat yang diperlukan. Jika sudah memenuhi dan tidak ada masalah terkait dokumen, maka pencairan bisa dilakukan segera.

  5. Mudah dijumpai
  6. Saat ini, hampir semua bank memiliki produk pinjaman dana tunai cepat. Jika Anda berencana ingin mengajukan pinjaman dana tunai cepat, Anda bisa datang langsung ke bank. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menemukan produk bank yang satu ini melalui perusahaan fintech atau lembaga keuangan online yang saat ini sangat marak bermunculan.

Nah, karena syarat dan informasi terkait produk pinjaman dana tunai cepat agak berbeda di setiap bank, Anda tidak perlu repot untuk mengunjungi satu per satu bank yang menjadi tujuan Anda. Anda bisa mengetahui perbandingan antara bank yang satu dengan bank lainnya di sebuah perusahaan fintech seperti Cekaja.com.

Di Cekaja.com, Anda bisa memperoleh informasi perbandingan produk pinjaman sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda. Tidak hanya satu atau dua bank karena Anda bisa menemukan banyak pilihan bank di situs ini. Nah, sudah tahu kan akan meminjam dana cepat ke mana? Yuk, kunjungi situs Cekaja.com untuk informasi lebih lengkap berikut ini: https://www.cekaja.com/kredit 

Related Posts

10 komentar:

  1. temenku pernah pinjem dana di bank tuh mas. sempe sekarang masih ngangsur buat balikinnnya. alhasil memang gajinya sebagian buat dibalikin ke bank. kayaknya potongannya lumayan gede soalnya minjem 30 jutaan gitu. ww.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gede bangetnya, buat modal usaha mungkin kale ya

      Hapus
  2. Iya, kalo cair cepet biasanya bunganya tinggi. Cuma ya sebanding juga sih, biasanya pinjam itu karena butuh dana segar secepat mungkin.

    BalasHapus
  3. Terima kasih informasinya, amat sangat bermanfaat meski saya pribadi anti ngutang Wkwkwk
    Bismillah semoga selalu diberi kecukupan rezeki oleh Allah sehingga tidak perlu ngutang (pinjam/kredit/dkk), aamiin

    BalasHapus
  4. Pinjaman seperti itu bikin bahagia ketika terima tapi menyiksa setiap saat

    BalasHapus
  5. Membaca kelebihan dan kekurangannya, sepertinya harus dipertimbangkan nih melakukan pinjaman, biar saat jatuh tempoh bisa mengembalikannya..

    BalasHapus
  6. Hampir setiap hari aku dapat sms penawaran pinjaman instan begini. Kesannya jadi seakan-akan hidupku berat terus, ahaha.

    -Fajarwalker.com

    BalasHapus
  7. Kalau pinjam uang buat konsumtif ya berbahaya

    BalasHapus
  8. mendingan ke bank aja kalau pinjam uang

    BalasHapus
  9. Kalau soal pinjam meminjam gitu memang harus dipikirkan baik-baik, kekurangn dan kelebihannya, jangan sampai nanti keteteran di belakang

    BalasHapus

 
Back To Top