Ingin Tahu Alasanku Ngeblog? Inilah Jawabannya

Ingin Tahu Alasanku Ngeblog, Inilah Jawabannya

Dulu aku pernah merasakan sakit hati diremehkan. Kecewa dan memendam amarah kepada salah satu sahabat. Aku akui, sahabat karib temanku itu sunguh pintar sekali. Di sekolah sampai di perguruan tinggi, punya bakat atau prestasi yang mumpuni. Memiliki otak cerdas, itulah penilaianku. Tidak kayal, selalu mendapat pujian banyak orang.

Pernah suatu waktu aku bertanya tentang suatu hal. Ya, bisa dibilang meminta bantuan untuk memecahkan masalah. Tatkala itu tentang dunia komputer. Walau sebenarnya pertanyaanku waktu itu sekedar basa-basi atau sebuah pengakraban. Jika tidak dijawab pun sebenarnya tidak jadi soal. Tapi apa jawaban yang aku dapatkan, "Ilmu itu mahal". Aduh, terasa disambar petir.

Sebuah jawaban yang begitu menohok hatiku. Maka aku selalu punya niat, ingin berbagi ilmu apa yang aku ketahui. Seandainya ada orang yang bertanya atau meminta bantuan, aku selalu mencoba untuk membantunya dengan senang hati. Asalkan aku benar-benar bisa. Aku tidak ingin merahasikan ilmu yang aku punya. Kalau perlu, akan aku sebar luaskan. Agar lebih bisa bermanfaat untuk banyak orang.

Itulah niat saya mempunyai blog. Ingin berbagi dan belajar bersama. Dan ingin membantu orang yang ingin mempromosikan usahanya. Soal imbalan? Saya tidak pernah mematok harga. Jika benar-benar tidak punya budget, gratis juga boleh. Pastinya ada persyaratan yang harus ditaati. Artikel belum pernah terbit di situs lain.

Bagiku dengan berbagi ilmu tidak mengurangi rezeki. Justru semakin mendekatkan datangnya rezeki itu sendiri. Artikelku dicopy-paste, aku pun ikhlas. Ada yang menggunakan hasil jepretanku, akupun bahagia. Tidak ada rasa marah, hatiku merasa senang. Ternyata artikelku yang susah dicerna ini, ada orang yang menyukainya. Dan aku pun ingin terus menulis dan menulis.

Related Posts

31 komentar :

  1. Sungguh luar biasa Kang kelapangan dadamu, saya salut akan hal itu, diremehkan oleh seseorang itu hal yang lumrah dan sering dialami kebanyakan orang termasuk diri saya ini, namun untuk bisa menahan diri tetap bersabar itulah sifat yang jarang di miliki oleh orang dijaman yang katanya serba digital ini....

    BalasHapus
  2. jangankan diri kita, Bahkan dijaman Ke Nabian ROSULULLOH saw pun sering di ejek di remehkan oleh kaumnya, tetapi bedanya ROSULULLUH SAW tidak ada niat untuk ngeblog, tetapi untuk memberi contok baik kepada semua kaum dan ummatnya pada masa itu.

    di akhir akhir sisa ibadah bulan RAMADAN ini ijinkan saya memberikan secuil petikan indah buat teman semua, ini bukan ceramah tetapi nasehat baik yang perlu di respon

    Matur suwun Kang Djangkaru

    BalasHapus
  3. Setiap orang mempunyai motivasi menulis. Blog bikin happy dan bisa berbagi selain networking jadi bagus

    BalasHapus
  4. Ibarat kata, keburukan dibalas dengan kebaikan, itu sangat jarang ada yang mampu melakukannya. Dendam yang terukur, tidak berniat membalas apalagi merasa dilecehkan, tapi sebaliknya malah semakin bijak untuk berbagi ilmu. Hal seperti ini patut dijadikan suri tauladan bagi kita sebagai cara membalas sikap negatif orang orang lain dengan sikap yg positif.

    BalasHapus
  5. Keren ih Mz motivasinya, cuman q juga kasihan ma temen Mz itu, ibaratnya dia mau menggenggam pasir, ya hilang. Kalau motivasi terbesarku sih pingin bangun rumah matahari 😊

    BalasHapus
  6. Mas Bumi...
    Itu anak kecil kan kasian dikurung dalam sangkar ayam. Tapi lucu juga sih, hihihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anaknya mas bumi kali tuh.. mbak imah lagi di setrap,wkwk...

      Hapus
  7. Terus menulis dan berbagiii manfaat atas ilmu yg kitaa milikii mas. Hmmm semoga sahabat karib teman mas ini dapat hidayah, bahwa semahal-mahalnya ilmu apa gunanya kalau nggak bermanfaat untuk yg lain, justru merugi :"

    BalasHapus
  8. Hidup itu memang ada prosesnya mas!! Mungkin apa yang mas Alami adalah sebuah pelajaran yang berharga..😄😄

    Dan biasanya orang yang meremekan atau enggan berbagi dia tidak lebih pintar dari kita...😄😄

    Intinya pengalamanlah guru yang berharga buat kita..😄😃😄

    BalasHapus
  9. Tanpa sadar perkataan itu berhasil menyinggung hati seseorang

    BalasHapus
  10. Dulu bapak pernah cerita ada orang sukses karena di remehkan mungkin ini cerita yang berbeda tapi intinya ada kemiripan
    Saya ngeblog karena sudah kerepotan menulis diatas kertas
    tapi tangan ini selalu saja ingin menyusun aksara walau hanya sekedar coretan iseng saja bahkan nyaris tak bermakna

    Kang kapan-kapan izin kopas hasil jepretannya boleh ya, oh ya gratis juga kan ?

    BalasHapus
  11. ilmu itu mahal, karena malas. coba kalau rajin. ilmu itu terasa murah dan bermanfaat. minimal untuk diri sendiri.
    OOT :).
    kasihat tu anak om. kok di sangkat

    BalasHapus
  12. tunggu mas..

    kayaknya kita sering bertukar komentar sebelum tahun 2012 ya..

    kok kayaknya nggak asing :D

    BalasHapus
  13. You'll also be able to intuitively recommend certain products based on your customer's unique situation, I have a Zip archive with a large (important) file that will not extract. All Zip utilities that I've tried how to access iphone with broken screen, including those that claim to recover/fix broken Zip archives are unable to extract the file containing the corrupted zlib compressed data.

    BalasHapus
  14. Aaarrrgggh mantap betul bang tulisannya, terutama cerita di paragraf kedua, disekitar saya juga banyak yg ky gitu.

    Mengenai alasan blogging, walou gak pinter nulis ya saya nulis-nulis aja bang. Yang penting niatnya berbagi kan, lagipula banyak konten diblog saya disesuaikan dari media asing. Karena penulis indonesia sedikit sekali yang mau bahas konten serupa, padahal Trance cukup familiar ditelinga orang indonesia, klub2 trance juga banyak kok di indonesia.

    BalasHapus
  15. Berbagi ilmu dan pengetahuan itu emnk gak ada ruginya kang , malah dapat manfaat banyak

    BalasHapus
  16. Ya ampun, gitu bgt jawabnya ya. Ilmu itu mahal. Hmmmm
    Mangats ngblog trus kang, biar bisa berbagi :)

    BalasHapus
  17. Mulia sekali bang, jadi teringat dulu waktu anak kos saya juga mengalami seperti itu sakit hati waktu belajar komputer, hikmahnya luar biasa saya rasakan dari awam terus berkembang bisa benerin komputer sendiri, dan lainnya. Tapi dengan teman itu saya akrab sampai sekarang

    BalasHapus
  18. mantap kali kau bang blogger top bgt

    BalasHapus
  19. Tidak menampik bahwa ilmu itu mahal. Untuk mendapatkan atau menguasai ilmu, banyak hal yang dikorbankan, biaya, waktu, tenaga dan lain lainnya. Menjadi hal biasa bila akhirnya selalu mengharapkan sesuatu dengan ilmu yang dimiliki, namun yang lebih luar biasa lagi adalah yang bisa membagikan ilmu tanpa pamrih :-bd

    BalasHapus
  20. Diremehkan orang lain justru semakin memperkuat motivasi kita untuk berbagi ilmu..

    BalasHapus
  21. |o| |o|

    wiss.. emang bener ilmu itu mahal.. wkwkwkwkwkw.. buktinya banyak orang yang kalau diundang tidak pakai gelar akademis atau salah nyebut saja bisa rusuh dan marah-marah nggak mau datang.

    Alasannya sama dengan teman mas Djangkaru yang bilang ilmu itu mahal, yang kayak gini juga bilang udah keluar duit banyak buat dapat gelar, kok nggak disebut..

    Budaya masyarakat feodal yang masih kuat.

    Cuma sepakat om soal berbagi ilmu.. karena percuma saja punya ilmu kalau cuma dibawa mati dan nggak berguna bagi orang lain.

    Menjadi blogger adalah salah satu jalan yang sangat bagus kalau memang diniatkan untuk berbagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan kan gelar akademis, gelar keagamaan semisal haji, jika lupa menyebutkan bisa kena damprat :D

      Hapus
  22. Salut deh buat Mas Bumi. Ilmu itu mahal. He..he.. jadi inget waktu belajar programming. Temen agak susah di mintai tolong buat belajar coding. Dan saya juga punya niat siapa aja yang mau belajar coding khususnya oracle. Boleh tanyakan saya. He.he. saya jawab sebisanya. 😁

    BalasHapus
  23. Insyaallah dengan menyebarkan apa yang kita ketahui maka ilmu kita bisa bertambah n insyaallah bisa menjadi penolong kita kelak di hari kiamat.

    Amiin

    BalasHapus
  24. Sama dong. Ngeblog untuk berbagi. Menulis dengan niat berbagi dan menulis dengan hati.

    BalasHapus
  25. Ini nih yang paling nyebelin kalau minta tolong tapi jawabannya ketus kayak gitu. Kalau saya bantu ya sebisa saya mas, kalau mereka ngasih ya saya terima. Intinya berbuat baik terus dan dan niatkan semoga apa yang dikerjakan ini bisa jadi bermanfaat. Semangat terus mas Djangkaru

    BalasHapus
  26. lanjut terus pantang mundur, yang terpenting niat kita baik ingin berbagi.. :-d

    BalasHapus
  27. Salah satu contoh blogger sukses yang patut ditiru, tidak soal artikelnya dicopas sama tukang copas, yang penting bisa berbagi hal bermanfaat melalui tulisan. Mantap. Tetap pertahankan bang. Semoga saja saya juga bisa mengikuti niat baik mas Bumi.....

    BalasHapus
  28. wah luar biasa, kagum bangat dengan semangat dan niatnya yang mulia. hanya suatu kalimat "Ilmu itu mahal". Aduh, terasa disambar petir. motivasi ngeblongnya semulia itu, kagum dan salam kenal blogger hebat

    BalasHapus

 
Back To Top