Cerita Lucu Saat di Kantor Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Utara

Kantor Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Utara

Saya itu kalau jan-jalan kemana-mana, sudah terbiasa dengan celana kolor, kaos obolong dan beralas sandal jepit. Bahkan tanpa saya sadari, pernah juga celana kolor saya cobek dibagian selangkangan. Untung saja pakai celana dalam, sehingga saat duduk tidak terumbar dengan leluasa itu aurat. Sadarnya seh, saat orang didepan saya tertawa cengar-cengir plus mesem-mesem pula. Mereka saling bisik-bisik ngomongin celana saya.

Saya itu memang lagaknya seperti orang penting. Suka jalan-jalan menyurvai lokasi-lokasi penting, khususnya lokasi tempat pelayanan umum milik pemerintah. Apakah ada pelayanan yang lebih baik lagi. Atau masih jaman dulu, orang harus rela antri berdiri berjam-jam untuk mengurus hal keperluannya. Atau mungkin masih ada calo-calo yang bergentayangan.

Kantor Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Utara

Kali ini yang menjadi sasaran kunjungan saya adalah kantor Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta utara. Enaknya jadi pengangguran ya seperti ini, bebas berkeliaran. Pokoknya mirip gelandanganlah. Yang penting kamera saku siap dikantong. Untuk mengabadikan moment penting atau peristiwa yang nantinya layak untuk menjadi cerita.

Nah, kelucuannya. Saat saya sampai di kantor Sudin Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Utara saya dilarang untuk masuk. Karena memang saat itu saya tidak punya kepetingan untuk mengurus masalah kependudukan. Petugas satpam menyuruh saya menunggu diluar. Atau duduk dikursi depan kantor yang telah disiapkan.

Saya pun keheranan. Kenapa saya tidak boleh masuk, sedangkan didalam banyak kursi kosong. Atau mungkin karena saya berpakain kolor? Saya pun hanya menuruti perintah, dan duduk didepan pintu. Sesekali sambil berkaca, kebetulan juga disamping pintu ada kaca besar. Sambil bercermin, hati ini menggerutu, "Penampilan saya memang tidak layak dan kurang sopan".

Pelayanan Kantor Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Utara

Pelayanan Kantor Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Utara

Tapi saya mah tidak kekurangan akal. Saat petugas keamanan lengah. Saya pun masuk diam-diam sambil bergaya photographer. Jeprat-jepret, beres sudah. Yang penting bisa mengeluarkan nafsu menggebu saya yang ingin memotret kantor Sudin Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Utara. Dirasa hasil photo sudah cukup, pulanglah. Melanjutkan mengembaraan lagi.

Bagaiman soal pelayanan Sudin Dukcapil Jakarta Utara? Pelayanannya sangat ramah dan tamah. Petugasnya murah senyum. Bikin hati ini luluh saja. Seandainya mereka masih perawan, pastinya salah satu diantara mereka akan saya pinang. Ruangan Sudin Dukcapil ini juga ber-AC. Yang lebih menarik lagi adalah pengurusan surat-surat kependudukan gratis, tidak dikenakan biaya. Alamat  Kantor Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Utara, berada di Jalan Berdikari No.2, RT.6/RW.13, Rawabadak Utara, Koja.

Related Posts

10 komentar

ha aha. kalo pakaian yg sampean pake itu jenis pakean santai. aku juga suka pake begituan tapi di ruang lingkup kampung aja. tapi kalo ke tempat terhormat biasanya pake jas, mas. jas hujan maksudnya kalo turun hujan.

Kirain jas dinas :D

Akupun cengar cengir
Tak habis-habis mikir
Bayangkan gayamu Fontographer mahir

:)

Bukan mahir lagi, justru diluar mahir :)

Lhaa!coba kalau mas Djangkaru bergaya dengan pakaian dinas pasti langsung mereka beri hormat....Karena menganggap ada wartawan nih...😂😂😂😂

Asal jangan ada yang melotot saja baju dinasnya..😂😂😂😂👍👍

Kalau kantor-kantor pemerintahan beberapa memang wajib pakaian sopan mas djangkaru. Temenku pernah diusir keluar dari Polda Metro, gaboleh ngurusin STNK. Alesannya karena dia pake sendal.... :D

Masih mending gan. Temen ane pernah kena gampar di kantor polisi :D

Kunbal ya: https://ginjalobat.blogspot.com/

Pelayanan ramah selalu menjadi tingkat ukur kepuasan konsumen. Sip lah.

Hwakakakak kalau memang tidak ada keperluan pasti tidak disuruh masuk karena petugas/penjaga bakal nanya dalam hati: lhaaaa tidak ada perlunya terus ngapain datang dimari? :P

ehmm "Seandainya mereka masih perawan, pastinya salah satu diantara mereka akan saya pinang". iki opo mas kwkwkwk PISS

Dari mana datangnya linta,
dari sawah turun ke kali
dari mana datangnya cinta,
dari mata turun ke hati

hati-hati lho mas kwkwkkw

Terimakasih atas kunjungannya
Jangan lupa untuk memberikan komentar

 
Back To Top