Djangkaru Bumi

Catatan dan gagasan tentang kehidupan, bisnis, jaringan sosial, budaya, wisata, kuliner dan komunitas

Permen Dot Gulali Kian Tergerus Zaman

Pasang Iklan
Permen Dot Gulali Kian Tergerus Zaman

Terasa menyusuri lorong waktu, kembali ke masa kecil dulu. Masa yang begitu menyenangkan. Yang ada hanya canda-tawa. Tidak ada raut kesedihan, tidak ada beban kehidupan yang menghimpit. Tidak ada keluh-kesah. Yang ada hanya tertawa lepas, sambil berjoget-ria. Masa kecil yang tidak akan terulang kembali. Itulah yang saya  rasakan saat berkuliner perment dot gulali. Permen yang manis rasanya, belum lagi ditambah susu. Mantap sekali.

Permen Dot Gulali Kian Tergerus Zaman

Ya, begitulah, memburu kuliner itu tidak hanya sekedar memanjakan lidah. Kadang kita dibawa kemasa lampau. Kenangan masa kecil jadi teringat kembali. Jajanan yang dulu kita sukai, kini kita nikmati kembali. Ah, jadi ingin kembali ke masa kecil lagi.


Gulali adalah permen yang berasal dari gula kenyal yang dipanaskan. Dulu permen gulali pernah mengalami kejayaan, kini semakin tergilas dan tergerus oleh perkembangan zaman. Perlahan orang mulai melupakannya. Karena anak kecil lebih menyukai permen buatan pabrik. Harganya yang lebih murah dan praktis pula.

Permen Dot Gulali Kian Tergerus Zaman

Saya salut dengan kreatifitas pedagang permen gulali ini. Tapi sayang saya lupa berbincang-bincang karena terlalu asek menshootnya. Permen gulali dibuat membentuk dot, kipas dan kupu-kupu. Tanganya lincah dan gesit sekali. Mengaduh-aduh gulali terus membentuknya sesuai pesanan anak-anak. Masihkan bisa bertahan permen dot gulali ini, atau suatu saat hanya tinggal kenangan saja? Entahlah! Hidup semakin keras, usaha permen dot gulali tidak semanis rasa gulali itu sendiri.

Pasang Iklan
Iklan

15 komentar

Duh saya jadi inget masa kecil kang.. sampe nyari-nyari plastik atau koran bekas buat di tukar dengan gulali, sekarang nyari gulali dimana coba.. susah..

saya waktu kecil suka, tapi mulai jijik waktu liat tangan bapak yang jual tuh menyet-menyet mbentuk gulalinya. mana ga diplastikin tangannya, kalo abis ngupil gimana

Assalamualikum. Gulali atau kembang gula rasanya legit sekali cocok jika s

--jika sebagai jajanan untuk oleh-oleh atau hariraya..

heee....sampe lupa juga sama rasanya permen yang satu ini...heee cz tempatku sudah tidak ada yang jualan.

dikampungku sudah hilang mas, rasanya rindu masa kecil

Sama, dikampung saya juga sudah ga ada, padahal waktu masih es ed suka banget beli gulali :)

Namanya juga anak masa kini mas. Yang tradisional bakal terus tergilas jika tidak mengikuti zaman. Mungkin bisa dicoba jualan online mas hehe :D

Jajanan yang udah langka bahkan jadi "sejarah" di tempat saya, teringat sebuah jajanan favorit dimasa SD dulu dengan bebagai variasi bentuk yang unik

Terakhir menemukan jajanan ini kayaknya pas gue SMP. Sekitar 8-10 tahun lalu. Sekarang betul-betul nggak pernah lewat. Padahal rindu gimana si abang begitu kreatif membentuk permen itu jadi bunga, terompet, dot bayi, dll :(

jajanan favorit pas masih kecil, sekarang yang dagang kayak gitu di tempat ak sudah tidak ada lagi mas, jadi kangen

wah gulali pangananku jaman cilik mas
manis tur pliket2 piye ngono hehe

ah kangen jajajanan ini
cuma bisa saya temui pas ada festival Malang Tempo Doeloe

Terimakasih atas kunjungannya.

Pasang Iklan
IBX59AAC28D63346
   Copyright © 2011- - Powered by Blogger
Back To Top