Djangkaru Bumi

Catatan dan gagasan tentang kehidupan, bisnis, jaringan sosial, budaya, wisata, kuliner dan komunitas

Fenomena Maraknya Penjual Kopi Keliling

Pasang Iklan
Fenomina Maraknya Penjual Kopi Keliling

Saya sering mengamati keadaan disekeliling tempat saya tinggal. Niatnya sebenarnya hanya sekedar mencari hawa segar. Jenuh rasanya di kamar yang sempit dan sumpek. Bergerumul dengan komputer, terasa bosan juga. Apalagi, bulan-bulan ini sepi job artikel placemant. Aduh,...isi kepala cenat-cenut, mirip jeroan dompet yang nafasnya kempas-kempis. Sedangkan kebutuuhan hidup semakin meningkat. Mengadu pada dinding, percuma juga. Jawabannya tetaplah membisu seribu kata. "Emang gue pikiran", pasti seloroknya.

Fenomina Maraknya Penjual Kopi Keliling

Kini di kampung saya, marak dengan penjual kopi keliling. Ada yang menggunakan sepeda motor, sepeda gowes bahkan ada yang hanya dengan jalan kaki. Jumlahnyapun tidak terhitung, tiap gang atau tiap jalur jalan raya, pasti ada penjual kopi keliling. Mereka tidak menetap, berpindah-pindah mendekati kerumunan atau keramain massa. Penjualnya juga ada ibu-ibu, walau didominan oleh bapak-bapak. Yang membuat saya salut, ada seorang ibu yang menjual kopinya sampai tengah malam. Sungguh luar biasa kuatnya. "Demi mengais rezeki, demi untuk biaya sekolah anaknya", itulah jawabannya.

Fenomina Maraknya Penjual Kopi Keliling

Fenomena maraknya penjual kopi keliling adalah tanda kemandirian rakyat Indonesia. Mereka tidak berpangku tangan, mereka tetap bekerja. Dan saya perhatikan, penjual kopi keliling ini adalah korban PHK. Tempat perusahaan mereka bekerja gulung tikar, bangkrut. Atau pindah wilayah. Demi mencukupi penghidupannya, terpaksalah berjualan kopi. Untungnya pun tidaklah seberapa. Tipis.

Eeits, jangan disangka jualan kopi keliling itu enak ya? Mereka juga main petak umpet sama petugas satpol PP. Jika nasib apes, kegaruk diangkutlah gerobaknya. Mengganggu ketertiban umum. Semoga saja, pemerintah mampu menciptakan lowongan kerja baru yang lebih banyak. Tidak ada lagi pemutusan hubungan kerja. Percayalah, jadi pengangguran itu ngenes, admin blog merasakannya sendiri. Pengen kawin tidak punya duit, jadilah jomblo abadi !

Pasang Iklan
Iklan

12 komentar

Kayaknya sekarang jual kopi keliling jadi alternatif usaha selain ojek ouline seperti daerah saya, mamang harus terus dikembangkan bakat wiraswasta sebagai usaha mandiri karena umumnya masyarakat maunya yang instan dan bergaya dengan kerja dikantoran atau TKL padahal usaha wiraswasta sepeti kopi keliling ini yang diukai pemerintah dan akan jadi besar kuncinya sabar dan doa.

Sabar dan siap kena razia satpol PP

semoga aja mereka nggak asal ikutan, selain jual kopi, mereka harus menambah lagi usaha.
kayak , jualan kopi online khas masing-masing.
kalau soal razia, lilahitallah. semoga mereka dilindungi :D

Banyak cara menjemput rezekii semoga kehidupan penjual keliling bisa lebih baik, aku sangat tertolong dengan penjual ikan keliling dan penjual sayuran kililing yang menjadi langgananku

Tiap perkataan adalah doa lho pak, beneran mau jadi jomblo abadi? wkwkwk

Jadi kepikiran juga buat jualan kopi keliling, siapa tahu pas jualan ada janda kaya yang beli,, terus terpesona dengan kegantenganku, dan akhirnya aku dilamar,,, ah mantap kalau hidup macam di FTV... wkwkwk

Kopi on line boleh juga tu :D

Namanya juga cari nafkah ya, pastinya ada yang perlu dikorbankan, entah waktu , tenaga, pikiran bahkan sampai di kejar-kejar satpol PP.

Asalkan halal tentu akan menjadi manfaat bagi orang lain, entah anak, diri sendiri ataupun keluarga di sekitar. . yang penting ikhlas supaya berkah :)

Di kampung ternyata banyak juga penjual kopi keliling ya kang, saya kira cuman di kota besar.. depan studio saya bisa 2-3 penjual kopi keliling sekali lewat, saya gak pernah beli karena sudah disediain.. hehe..

yang saya tau baru kopi keliling, hahaha.. di pom bensin Indramayu. di Alun-alun Purwokerto juga pernah liat. Terus saya pernah liat penjual kopi keliling di Tugu Jogja. elegan. pake alat manual brewing juga, terus gerobaknya keliatan bagus dan mewah.

iya kadang kasian ya mas
tapi membantu bagi para pengopi yang gak nemu warung
bawa air panasnya juga ribet loh

Terimakasih atas kunjungannya.

Pasang Iklan
IBX59AAC28D63346
   Copyright © 2011- - Powered by Blogger
Back To Top