Djangkaru Bumi

Catatan dan gagasan tentang kehidupan, bisnis, jaringan sosial, budaya, wisata, kuliner dan komunitas

Terimakasih untuk Sang Mantan

Pasang Iklan
Terimakasih untuk Sang Mantan

Bercerita tentang masa lalu, membutuhkan energi yang luar biasa. Patah hati dan nestapa karena khianat cinta, tidak bisa terhempas dari ingatan kepala. Walau rasa sakit itu telah tiada, tapi goresannya masih membekas abadi disanubari. Perlu kekuatan besar untuk bercerita tentang sang mantan. Serpihan-serpihan kaca cinta, jangan sampai menusuk kembali. Berdarah, yang akan menimbulkan rasa dendam. Sakit terulang lagi yang akan mengakibatkan kebencian dan amarah kepada sang mantan.

Terimakasih untuk Sang Mantan

Betapa besarnya cintaku dulu kepada sang mantan. Cinta yang melebihi tingginya gunung Himalaya. Cintaku begitu dalam, dalamnya melebih samudra Atlantik. Cintaku begitu putih ( suci ), melebihi putihnya salju yang biasa turun di negeri Eropa. Lembutnya cintaku melebih kelembutan kain sutra. Aku sendiri tidak begitu tahu dan mengerti, kenapa sampai begitu tergila-gilanya padamu. Setiap detik, kerinduan senantiasa menggebu. Bayangan wajahmu senantiasa membututi kemana aku pergi.

Kecantikan dan keindahan tubuhmu telah meracuni pikiranku. Suara manjamu, senantiasa aku tunggu. Di depan mataku, kau begitu sayang dan begitu perduli. Lemah lembut kau melayani diriku. Ah, aku telah kecanduan asmaramu. Tapi tiada aku sangka, dibelakangku kau begitu tega menduakan hati. Diam-diam kau mencintai orang lain. Dan begitu lihainya kau membagi waktu dan cinta. Kau tusukkan belati berkarat dipunggungku.

Terimakasih untuk Sang Mantan

Malam minggu kelabu, saat aku bertandang apel ke kostmu. Sedang aseknya aku menikmati malam minggu bersamamu, tiba-tiba ada lelaki datang dengan nada amarah. Cacian maki terlontarkan dari mulutnya. Dan saat itu hampir saja aku tersulut emosi. Tapi aku berusaha untuk tetap bersabar. Aku lontarkan pertanyaan kepadamu, " Kau milih siapa ? Aku atau dia ?" Petir menyambar jantungku dan remuk, saat kau menjawab, " Dia ". Lemas dan pucat. Keringat dingin mengguyur tubuhku. Aku meninggalkan kostmu dengan lunglai. Aku kalah, terasa dipermalukan olehmu !!

Seiring perjalanan waktu. Aku telah mendapatkan penggantimu. Dan jujur saja, dulu aku sangat ingin mendapatkan seutuhnya tubuh dan cintamu. Aku ingin sekali melamarmu dan menjadikan istriku. Tapi Tuhan berkehendak lain. Dan kau sampai saat ini, telah tiga kali gagal membina rumah tangga dalam waktu yang singkat. Aku turut ikut prihatin. 

Terimakasih untuk sang mantan, kau adalah guru terbaikku. Kau mengajariku tentang sakit hati dan perihnya sebuah perpisahan. Dan aku belajar untuk melangkah menjadi pribadi yang lebih baik. Dan akhirnya aku penemukan kebahagian sejati bersama orang lain.

Pasang Iklan
Iklan

18 komentar

Guru terbaik bisa didapatkan dari mana saja, termasuk dari sang mantan...

Mantan saya siapa yah?
Owhh udah jadi ibunya anak-anak sekarang :D

yang pasti yang di rumah Kang satu....mantan pacar jadi istri....yg lain saya gak tau hahaha...

Buat yang pernah punya mantan pasti tau sakitnya gimana hehehe...tp emang beberapa hubungan hanya untuk dipertemukan bukan disatukan....

Pertanyaannya adalah siapa/yang mana mantan terbaik ? qiqiqiqi....

Jika dia baik pastinya tidak akan menjadi mantan :D

Bicaranya mantan nih, bikin pengunjung pada baper mas. Hahaha

Ehem..ehem..
Angin membawaku hingga sampai kemari, menyusuri lembah guna mengintip jumlah mantan sang admin he..he..😝😂

Siapa pun bisa menjadi sebuah guru kehidupan ya kang,,!

wah kalo blogku karena ga punya mantan, judul postingnya " terima kasih para sponsor" he.. he...

Hahahaha....bener juga...,

Tapi luka yang meneteskan kerinduan hahahaha....(si bos protes "luka tetap aja luka..sakit tau...!")

Bener Kang Maman...tp sewaktu mantan jd guru raport saya merah semua....qiqiqiqi....

Terima kasih untuk sang mantan, kau ajari aku sakitnya ditinggalkan, kini aku nikmati perihnya perpisahan
hehe

apakah itu teman rasa pacar ? dan kamu adalah yang dimaksud.

aduh awal cerita so sweet bikin merinding disko bacanya, ahir cerita melas kang kang hehe

brarti kalo gitu jadi bersyukur ya. hahaha...
untung milih dia :D

Terimakasih atas kunjungannya.

IBX59AAC28D63346
  0818 0633 2020
  Copyright © 2011- - Powered by Blogger
Back To Top