Djangkaru Bumi

Catatan dan gagasan tentang kehidupan, bisnis, jaringan sosial, budaya, wisata, kuliner dan komunitas

Cinta yang Tidak Pernah Terucap

Pasang Iklan
Cinta yang Tidak Pernah Terucap

Ingatkah dulu saat kau kuberi kejutan ciuman mesra ? Kau begitu kagetnya, dengan wajah merah merona. Kau ingin memberontak tapi kau menikmati kehangatan itu sehingga kau hanya bisa pasrah saja. Dan aku pun tahu, kau ingin lebih dari itu. Kau ingin lebih lama lagi. Degup jantungmu berdetak dengan kencangnya. Badanmu terasa lemas tidak berdaya. Sebenarnya kau juga mencintaiku. Kau juga diam-diam manaruh hati padaku. Hanya saja, kau begitu malu untuk mengakui itu. Masihkah kau ingat kejutan itu ?

Waktu berlalu dengan cepatnya. Jarak semakin memisahkan kita. Raga ini semakin menjauh darimu, tapi aku masih mencintaimu. Cinta yang penuh gelora, kerinduan yang tidak pernah sirna. Rindu menderu-deru, memanggil namamu. Cinta dan hatiku masih untukmu. Apakah kau disana merasakan hal yang sama ?

Cinta yang Tidak Pernah Terucap

Daun jatuh tidak membenci angin, karena daun menyadari itu adalah kesalahan dirinya sendiri. Daun rapuh tanpa diterpa anginpun akan berguguran dengan sendirinya. Beda seandainya, dedaunan itu kokoh punya ikatan yang kuat dengan dahannya. Angin topan datang tidak mampu mengoyahkannya.

Ya, hatiku rapuh. Tidak punya kekuatan untuk jauh darimu. Bayangan wajahmu selalu melekat dalam gerak langkahku. Dimana saya berada, disitu selalu ada samar-samar tubuhmu. Aku tidak mampu melupakanmu, walau hanya sekejab saja. Kerinduan ini menyiksa. Cinta ini membuatku merana. Cinta yang tidak pernah terucap. Cinta dalam diam-diam.

Pasang Iklan
Iklan

19 komentar

enak, baca puisi malam malam, apa lagi bacanya sama istri ya om :D

Istrinya sudah tidur.. jadinya baca sendiri..

Jadi ingat jaman sekolah waktu masih pakai seragam putih merah

Wew, curahan pagi yang bikin deg degan mengingat masa itu he..he..

Sepertinya adminnya sedang jatuh cinta atau kah sedang merana nih..

waduh.. jadi galau lagi kan :')

pantesan admin sampe sekarang masih sujomblowan, rupanya nggak pernah beraningungkapin cinta, kaya para boneka ituh...hadeuh kesianan deh ih

Kadang ada rasa benci untuk mengatakan cinta,, karena bingung harus bagaimana memulainya, eh pas mau katakan cinta, besoknya tuh si cinta lagi berdua sama suaminya,,, makanya sebelum katakan cinta, liat dulu jarinya,,, siapa tahu ada cincin nikahnya,,, :D

Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin.
wow itu judul novel tere liye yang beberapa tahun aku baca.

btw, baru kali ini aku baca tulisan kang Jangkar tentang cinta-cintaan, kang jangkar romantis juga ya orangnya haha :)

ya iya..harus teliti ya sebelum mengatakannya :D

Wah telat dong saya nih, keduluan ter liye :)

padahal saya mah nggak kasihan kok :-)

Emangnya Admin jomblo ?
ah engga perasaan

Mengapa tak kau ucapkan
Bila cinta katakan
Diammu tak mendapat jawaban
Diapun pergi lelah dalam penantian

hehe ...

Sepertiku yang juga tidak pernah bisa mngungkapkan
Begitu sulit
Lidahku terasa kelu saat berdekatan denganmu

aye aye...

Mahir juga nih pasti ini mas DB pintar juga ngrayu ceweknya wkkk

Terimakasih atas kunjungannya.

IBX59AAC28D63346
  0818 0633 2020
  Copyright © 2011- - Powered by Blogger
Back To Top