Djangkaru Bumi

Catatan dan gagasan tentang kehidupan, bisnis, jaringan sosial, budaya, wisata, kuliner dan komunitas

Berbahaya Pamer Photo Anak di Media Sosial

Pasang Iklan
Jagalah Keselamatan Anak Anda

Media sosial tempat yang paling asek untuk berkomunikasi. Tempat yang paling enak untuk berbagi cerita. Berbagi kasih dan berbagi segalanya. Share-share photo menjadi hal lumrah. Saling pamer photo selfie. Setiap moment diabadikan, selanjutnya diupload media sosial. Mungkin biar dikira tetap eksis di dunia maya. Seakan-akan tidak mau ketinggalan dengan seleb-seleb papan atas.

Nah inilah yang menjadi keprihatin saya. Banyak orang tua, khususnya emak-emak yang suka upload photo anaknya dengan membabi-buta. Anak lagi tidur di upload, anak lagi mandi diposting, anak berpakain seksi dipamerkan, anak masih berseragam sekolah dengan alamat lengkap dijadikan bahan cerita. Bahkan saat upload photo disertakan dengan peta lokasi. Sungguh detail sekali.

Saya paham dan mengerti, bahwa itu adalah bentuk orang tua akan rasa bangga terhadap anaknya. Senang memiliki anak yang menggemaskan dan berprestasi. Tapi tahu kah, bahwa hal tersebut bisa mengancam keselamatan buah hati Anda ? Bisa membahayakan anak Anda sendiri.

Anak-anak Asik Bermain

Diluar sana ada Predator atau Pedofilia yang mengincar anak Anda. Mengintip setiap gerak-gerik buah hati Anda. Tergiur dengan kemolekan tubuh anak Anda. Predator tersebut memperhatikan lekak-lekuk body buah hati lewat photo yang Anda unggah di media sosial. Predator tersebut berfantasi liar dengan keindahan tubuh anak Anda. Apakah Anda selaku orang tua menyadarinya ? Atau memang Anda sengaja menjadikan umpannya ? Biar predator itu leluasa menculik dan memangsanya ?

Selaku orang tua, harus lebih bijak saat mengunggah atau meng-upload photo anaknya. Ruang privasi harus tetap dijaga. Tahanlah gelora yang selalu ingin pamer photo anak. Perasaan yang menggebu itu, sirnakanlah. Lebih baik, simpan photo-photo buah hati Anda di flash disk atau di album keluarga. Semua demi keselamatan anak Anda sendiri. Apakah Anda ikhlas jika photo anak Anda terpajang di situs jual beli bayi ? Atau situs pedofilia ? Atau menjadi bahan tertawaan temannya kelak dewasa nanti ? Keputusan ada ditangan Anda selaku orang tuanya.

Pasang Iklan
Iklan

26 komentar

Saran saya yang paling baik adalah dengan membuat privasinya diatur menjadi teman atau teman dari teman biar lebih aman.

Tapi namanya penculik juga canggih juga. Semua harus diawali dari kehati-hatian kita semua selaku ortu.

Teman dari teman ini yang repotnya mengshare. Sehingga bukan pribadi lagi.

apalagi pamer foto uang, yang kadang dilakukan oleh member bisnis MLM, bagi member MLM agat termotivasi ikut bisnis, tapi bisa jadi incaran rampok juga.... , pengalaman temen

Wah aku sering upload foto ank2

Ya begitulah, trik-trik menggaet konsumen atau member.

Seharusnya minta ijin dulu sama orang tuanya. Atau photo yang wajar-wajar saja yang sekiranya aman dan nyaman.

Nah benar ini. Sesekali tidak mengapa, tapi kalau keseringan, bosa bahaya nanti hehe

Kasian anak2 yang terlahir dijaman digital ini,,, seperti sudah tidak punya privasi,,
Ibunya gila selfi,,, ayahnya jarang ngaji,, karena ngeladenin ibunya yang doyan selfi dan upload sana sini..., ah berisik, yang penting gak merugikan orang lain,,, begitulah katnya,,
bapa dan emaku berhasil membesarkanku meskipun seluruh dunia tak tahu,, meskipun hanya tetangga dan orang kampungku yang tahu wajh lucuku di waktu kecil..
kadang aku sedih hidup dijaman seperti ini,, kalau gak bisa ngontrol, kita yang bakalan di kontrol...

Saya belum punya anak mang. Jadi ga ada bahan buat difoto2 :D

Harus benar-benar berhati-hati nih, apalagi anak saya perempuan lagi, takut sama admin nih hehehe

Aku masih sesekali pamer foto anak2. Biasanya tampak dari samping, belakang, kecil, dan yang penting nggak close up. Trus, bukan kegiatan pasa saat itu.

bahaya juga kalo begitu saya menyesal sekali mengupload foto anak.
stop aja bgitu ya. makasih mas ifonya

Efek dari zaman juga sih Mas, apa-apa sekarang langsung jeprat-jepret, terkadang kalau dipikir lebih dalem, ya buat apa juga di pamerin ke media sosial...
Yang ternyata kalau sudah kena dampaknya bisa sangat berbahaya...

Betul sekali kang, kita harus tetap waspada terhadap berbagai kemungkinan..

jebakan betmen heheheheh

iya ya ternyata ada dampak negatifnya..ya....namun hal ini sudah terlanjur banyak dilakukan pada kebanyak ibu ibu...,,


mulai sekarang saya akan tegur ibunya agar tidak share share poto ke sosial media lagi

kalau nggak selvie kurang nggreget kali mas

Salam kenal Mas. anak saya pernah dalam fase tidak mau difoto, padahal saat itu usianya baru 1 tahunan dan saya menghormati keinginannya. Setelah 2 tahun berlalu baru ia mau di foto lagi setelah sepupunya mau di foto. Saya setuju dengan pendapat mas, bagaimanapun kebijaksanaan orang tua menjadi penentu utama.

Menurut saya itu suka suka orang tuanya sih mas.
Haha

Kalau itu gimana orang tuanya yang harus jaga anaknya.

Swear, rasanya mak jleb. :'D

Diriku masih sering nih upload foto anak... apalagi foto sendiri, gak usah ditanya itu mah

belum punya anak, jadi yaa. begitulah mas. pemikirannya belom sampai ke sana. Tapi ada beberapa dampak positifjuga, contohnya foto2 kirana yang di upload sama ibunya jadi inspirasi banyak orang..

berabrti mas foto diri juga g boleh terlalu di upload soalnya nanti bisa juga dijadikan alat kejahatan.

Nheri juga ya mas!.... Tapi buat jaga2 nih barang kali ada sepupu atau saudara saya juga yang suka pamer... thank Aa infonya!..

Sekarang serasa tak ada tempat yang aman lagi ya
Ah semoga semua anak-anak di zaman ini selalu dalam penjagaan Mu ya Allah
jadi merinding bulu romaku

Saya setuju mas, tapi entah kenapa jari ini selalu gatal klik unggah photo :(

Terimakasih atas kunjungannya.

Pasang Iklan
IBX59AAC28D63346
   Copyright © 2011- - Powered by Blogger
Back To Top